PPDB SD Jalur Zonasi Dibuka Mulai Besok, Ini yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Ilsutrasi PPDB SD Jalur Zonasi di Kota Bogor
PPDB SD Jalur Zonasi di Kota Bogor, tahun ajaran 2021. Foto Sofyansah/Radar Bogor

BOGOR-RADAR BOGOR, Penerimaan peserta didik baru atau PPDB SD jalur zonasi di Kota Bogor, mulai dibuka pada Selasa (14/6/2022) selama 3 hari hingga 16 Juni 2022.

Baca Juga : Sisa Kuota PPDB Jalur Afirmasi SD Dialokasikan Pada Jalur Zonasi

Kepala Seksi Kurikulum SD Dinas Pendidikan Kota Bogor, Rini Mulyani menjelaskan, pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan menghadapi pembukaan PPDB SD jalur zonasi.

penerimaan mahasiswa baru universitas nusa bangsa bogor

“Persiapan terus kami lakukan dengan perbaikan aplikasi. Kami sudah siap, mudah-mudahan tidak ada kendala,” ujarnya.

Dirinya mengatakan, pada PPDB SD jalur zonasi setiap calon peserta didik hanya bisa mendaftarkan dirinya di satu sekolah.

“Karena harus menyertakan dokumen atau data asli seperti akte kelahiran, kartu keluarga. Itu ditunjukkan ke sekolahnya, jadi hanya bisa satu,” terangnya.

Pada PPDB SD jalur zonasi, seleksi yang dilakukan berdasarkan pada penjumlahan skor usia dengan skor domisili calon peserta didik.

“Dalam jalur ini nanti akan ditambahkan usia anak dengan skor zonasinya. Anak yang tinggal di RT yang sama dengan sekolah, skornya lebih besar dari pada yang hanya berada pada satu RW, Kelurahan, atau Kecamatan,” tutur Rini.

Anak yang berada satu RT dengan sekolah pilihannya akan mendapatkan skor domisili 0,10. Sedangkan dalam satu RW memiliki skor 0,08. Untuk anak yang berada satu kelurahan dan kecamatan mendapatkan skor masing-masing 0,06 dan 0,04.

Maka dari itu, Rini menegaskan agar orang tua dapat mempertimbangkan skor yang dapat diperoleh oleh anaknya sebelum melakukan pendaftaran.

Ia mengungkapkan pada PPDB SD jalur zonasi orang tua yang kesulitan mendaftar secara online dapat datang ke sekolah pilihan secara langsung.

“Biasanya kalau SD banyak yang datang ke sekolah. Di sekolah akan ada operator yang membantu input datanya,” tuturnya.

Terkait website atau aplikasi yang terkendala, Rini menjelaskan masalah terkadang tidak hanya berasal dari website yang error, melainkan juga ada faktor lain dari pihak pendaftar.

Baca Juga : Tak Lolos Jalur Afirmasi? Masih Bisa Daftar di PPDB Jalur Zonasi, Kok!

“Ada kemungkinan error karena sinyalnya. Memang ada pengaruh dari gadget yang digunakan, pendaftaran lewat laptop bisa lebih stabil dibanding pakai HP,” tutupnya.

PPDB SD jalur zonasi mendapatkan kuota tambahan limpahan dari pendaftaran pada tahap 1 sebanyak 2028 kursi. Sehingga total kursi yang tersedia pada kuota jalur zonasi sebanyak 14.481 kursi. (cr1)

Reporter : Reka Faturachman
Editor : Yosep

Berita Lainnya