Kemendag Sambangi Minaqu, Maksimalkan Potensi Ekspor di Indonesia

Minaqu
Perwakilan dari Kemendag RI menyambangi Minaqu Indonesia, Bogor.
Perwakilan dari Kemendag RI menyambangi Minaqu Indonesia, Bogor.

BOGOR – RADAR BOGOR, Potensi ekspor di seluruh Indonesia tampaknya bakal terus digenjot, tahun ini. Setelah menguasai pasar tanaman hias, Minaqu pun bakal semakin berpeluang untuk merambah pasar ekspor yang lain dengan memperluas jejaringnya.

Baca Juga : Kemendag Gerak Cepat Negosiasi Indonesia-Peru CEPA yang Tertunda Sejak 2017

Hal itu bisa terwujud dengan kerja sama bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI. Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) Kemendag RI Heryono Hadi Prasetyo menyambangi markas Minaqu Indonesia, baru-baru ini. Angin segar pun diembuskan dari hasil pertemuan itu.

penerimaan mahasiswa baru universitas nusa bangsa bogor

“Minaqu dan PPEI akan mengadakan MoU (perjanjian) kerja sama untuk mengadakan pelatihan ekspor di seluruh Indonesia,” terang CEO Minaqu Indonesia, Ade Wardhana Adinata, Kamis (9/6).

Tentu saja, langkah itu bisa membangkitkan potensi ekspor di semua daerah. Tak hanya soal kualitas sumber daya alam Indonesia yang mesti dijaga.

Kualitas sumber daya manusia juga harus terus digodok agar bisa bersaing dan memaksimalkan potensi di daerahnya masing-masing. Minaqu pun bakal menjembataninya dengan berbagi ilmu maupun pengalaman bisnis ekspor.

Kunjungan PPEI ke Minaqu itu sekaligus melihat potensi pasar ekspor yang bisa dibuka lebih luas. Apalagi, melihat Minaqu sebagai salah satu eksportir yang selama ini telah banyak menjajaki pasar Eropa dan Amerika.

Tak hanya tanaman hias, Minaqu juga perlahan mulai ekspansi bisnis ekspor ke bidang pertanian yang lain. Salah satunya, ekspor mebel dari Jepara.

Baca Juga : Dukung Petisi Penyelamatan Hutan Jawa, CEO Minaqu : Jaga Tanaman Endemik Indonesia

Minaqu berkesempatan menyaksikan secara langsung ekspor perdana bersama Balai Besar PPEI itu di Jepara, pekan depan. Ekspor perdana yang melibatkan UMKM di Jepara itu bakal menargetkan tujuan negara Kuwait.

“Pokoknya negara kita itu surga. Banyak potensi pertanian dan sumber daya alam yang bisa dimaksimalkan, karena menjadi incaran bagi negara lain di luar sana,” pungkasnya. (mam)

Editor : Yosep

Berita Lainnya