Politikus India Menghina Nabi Muhammad, Negara-Negara Arab Murka

Politiskus India Menghina Nabi-Muhammad
Seorang politikus India Menghina Nabi Muhammad. Politisi itu bernama Nupur Sharma.
Politiskus India Menghina Nabi-Muhammad
Seorang politikus India Menghina Nabi Muhammad. Politisi itu bernama Nupur Sharma.

INDIA-Seorang politikus India menghina Nabi Muhammad dan mengolok-olok Al-Quran dalam sebuah debat di televisi pada Mei lalu.

Baca Juga : Indonesia Masa Depan 9 : Pemred itu Pemimpin Perubahan

Indentias politikus India menghina Nabi Muhammad itu bernama Nupur Sharma. Atas aksinya tersebut, ia diskors dari BJP, yakni Partai Bharatiya Janata di mana ia menjadi juru bicara partai tersebut.

prodi haji umroh uika bogor

Pada acara debat yang disiarkan di Times Now  26 Mei lalu itu, Nupur Sharma diduga mengolok-olok Al-Quran dengan mengatakan ‘Bumi itu datar’. Sharma bahkan mengolok Nabi Muhammad karena menikahi gadis yang masih kecil.

“Nabi Muhammad SAW menikahi seorang gadis berusia enam tahun dan kemudian berhubungan dengannya pada usia sembilan tahun,” ujar Sharma dalam sebuah video yang kini telah dihapus oleh saluran televisi tersebut.

Nupur Sharma meminta maaf atas pernyataannya tentang Nabi Muhammad SAW. Ia menyatakan bahwa tidak pernah ada niatnya untuk menyakiti perasaan keagamaan siapa pun.

Ia mengklarifikasi bahwa dia menghormati orang-orang dari semua agama. Ia menegaskan niatnya tidak untuk menyakiti siapa pun seperti dilansir dari Hindustan Times, Senin (6/6/2022).

Pernyataan politikus India menghina Nabi Muhammad itu, menyebabkan kecaman dan murka negara-negara Arab.

Laporan BBC menyebutkan Kuwait, Qatar dan Iran memanggil duta besar India untuk mendaftarkan protes mereka. Arab Saudi juga mengutuk pernyataan politikus India menghina Nabi Muhammad itu. Qatar mengatakan pihaknya mengharapkan permintaan maaf publik dari India.

“Membiarkan pernyataan Islamofobia seperti itu berlanjut tanpa hukuman, merupakan bahaya besar bagi perlindungan hak asasi manusia dan dapat menyebabkan prasangka dan marginalisasi lebih lanjut, yang akan menciptakan siklus kekerasan dan kebencian,” kata kementerian luar negeri Qatar.

Baca Juga : Politikus PDIP Minta Ganjar Tunggu Arahan Megawati Terkait Capres 2024

Arab Saudi juga menggunakan beberapa kata keras dalam pernyataannya. Kementerian Luar Negeri menyatakan kecaman atas pernyataan yang dibuat oleh juru bicara BJP. Sebanyak 57 anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan Pakistan juga mengkritik India.

Duta Besar India untuk Qatar, Deepak Mittal, mengatakan pernyataan kontroversi itu tidak mewakili pandangan pemerintah India. (net)

Editor : Yosep

Berita Lainnya