Pemkab Bogor Anggarkan Alkes Penunjang Bedah Syaraf RSUD Cibinong

PLT Bupati Iwan Setiawan meresmikan Gedung Baru milik RSUD Cibinong, Kabuoaten Bogor, JAwa BArat. Senin (6/6/2022). Pemkab Bogor beresncana melengkapi alat kesehatan yang tak memadai di rumah sakit tersebut. foto : Hendi/RADAR BOGOR
PLT Bupati Iwan Setiawan meresmikan Gedung Baru milik RSUD Cibinong, Kabuoaten Bogor, JAwa BArat. Senin (6/6/2022). Pemkab Bogor beresncana melengkapi alat kesehatan yang tak memadai di rumah sakit tersebut. foto : Hendi/RADAR BOGOR

CIBINONG-RADAR BOGOR, Sebagai rumah sakit rujukan regional, Pemerintah Kabupaten Bogor berupaya memenuhi kelengkapan infrastruktur dan layanan di RSUD Cibinong.

Salah satunya, membangun dan mengoperasionalkan gedung bedah syaraf yang baru diresmikan pada Senin, (6/6/2022).

Baca juga: Kecelakaan di Dramaga, Mobil Alya Tabrak Pengendara Motor

“Gedung bedah syaraf ini ada 32 tempat tidur, 23 tempat perawatan dan 8 ruang ICU. Sebagai RS rujukan regional, mudah-mudahan RSUD ini tambah lengkap, maju dan melayani secara maksimal,” harap Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan.

Menurutnya, pelayan bedah syaraf ini memerlukan pelayanan yang spesifik dan penanganan yang khusus.

Untuk itu, alat kesehatan penunjang penting untuk dilengkapi. Salah satunya monitor dan ventilator untuk ruang ICU.

Baca juga: Curi Kotak Amal Mushola, Pelaku Nyaris Diamuk Warga

Dirinya pun sempat mengecek ke dalam Gedung Bedah Syaraf Wijaya Kusuma RSUD Cibinong. Serta melihat masih ada kekurangan yang harus dilengkapi.

Karena ini merupakan penanganan khusus, pihaknya akan mencoba kembali menganggarkan melalui anggaran parsial dan APBD Perubahan.

“Kalau memang mendesak, harus kita anggarkan untuk melengkapinya, karena urusannya dengan jiwa, tidak bisa coba-coba, tentunya harus sempurna,” ucap Iwan.

Baca juga: Perumda PPJ Ajukan PMP Sebesar Rp5 Miliar, Bapemperda: Nanti Dilihat Apakah Disetujui atau Tidak

Plt Dirut RSUD Cibinong, Wahyu Eko Widiharso menerangkan, gedung bedah syaraf ini sebelumnya merupakan gedung perawatan kelas 1 yang dalam kondisi kurang baik. Sehingga pihaknya terpaksa mengosongkan dan dijadikan gudang khawatir ambruk.

Untuk mengoptimalkan pelayanan syaraf, pihaknya pun memutuskan untuk menjadikannya gedung bedah syaraf.

Baca juga: Paranormal Cabul, Satu Keluarga di Gunung Sindur Jadi Korban

“Mudah-mudahan dengan diresmikannya operasional hari ini, bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bogor yang akan mendapat pelayanan komperehensif bedah syaraf, agar lebih maksimal. Semoga tahun ini ada hibah untuk membelikan ventilator dan monitor untuk gedung ini,” tukasnya.(cok)

Editor: Rany

Berita Lainnya