Dituding Getok Harga Oleh Oknum Polisi, Ini Kata Pedagang di Puncak

Pedagang di Puncak yang menjual air mineral
Detik-detik seorang pedagang di Puncak saat dimarahi petugas polisi karena diduga menjual air mineral dengan harga tak wajar.

CISARUA-RADAR BOGOR, Perwakilan pedagang Puncak angkat bicara perihal viralnya video Oknum polisi yang menyebut pedagang puncak getok harga air mineral.

Salah satunya pembina pedagang puncak, Mumuh. Kepada Radar Bogor ia menilai video viral itu terlalu dibesar-besarkan.

Baca juga: Hentikan Pelayanan di Halte Stasiun Bogor, Pengguna BISKITA Bisa Akses Bus Stop Alun-alun

penerimaan mahasiswa baru universitas nusa bangsa bogor

Padahal harga air mineral di kawasan wisata memang jauh lebih mahal. Namun tetap wajar.

“Saya mewakili pedagang puncak dengan adanya video viral getok harga itu sebaik nya tidak perlu di besar-besarkan. Karena kalau kita telaah lebaih jauh, harga makanan di tempat wisata ada yang lbih mahal dari harga warung pinggir jalan puncak ini,” katanya kepada Radar Bogor Minggu (8/5/2022).

Mumuh menilai, banyak tempat yang menjual air mineral jauh lebih mahal. Ia mencontohkan, seperti di cafe, restoran, yang ada di kawasan puncak. harga air mineral bisa lebih dari Rp 7.000 per botol.

“Kita ada harga yang sudah disepakati bersama dan itu tidak terlalu mahal dan masih dalam batas wajar,”tukasnya. (all)

Berita Lainnya