Okupansi Hotel Kabupaten Bogor Naik Hingga 75 Persen, Sebagian Besar Pemesanan Melalui Aplikasi Daring

Okupansi-Hotel
Okupansi Hotel Salak The Haritage menurun sebagai dampak dari mewabahnya Virus Corona.

BOGOR-RADAR BOGOR, Tingkat hunian atau okupansi hotel di Kabupaten Bogor meningkat pada libur Idul Fitri 1443 Hijriah.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor, mencatat ada kenaikan okupansi hotel sebesar 50 hingga 75 persen.

Baca juga: Libur Lebaran, Jumlah Kunjungan Masyarakat ke TSI Bogor Naik 20 Persen

penerimaan mahasiswa baru universitas nusa bangsa bogor

Wakil Ketua PHRI Kabupaten Bogor, Boboy Ruswanto mengatakan, kenaikan jumlah okupansi sebenarnya di luar prediksi PHRI. Sebab biasanya pada libur lebaran, terutama lebaran hari pertama, okupansi hotel relatif sepi.

“Untuk sekarang booking (pesan) sudah lumayan bagus yang lewat aplikasi online. Kalau okupansi secara keseluruhan mungkin antara 60 sampai 70 persen,” kata Boboy, Rabu (3/5/2022).

Boboy menjelaskan, dibandingkan dengan sekitar dua tahun lalu ketika pandemi Covid-19 melanda, pengunjung jarang memesan kamar hotel melalui aplikasi daring. Ditambah lagi, kebijakan yang diterapkan pemerintah yang terus berubah-ubah.

“Sekarang kan udah dilepas nih, boleh cuti, boleh mudik, boleh apa. Mereka sudah bisa resevasi lewat langsung atau online gitu. Di samping nanti juga untuk hotel-hotel yang menengah ke bawah itu juga ada,” tuturnya.

Menurutnya, ramainya pemesanan hotel melalui aplikasi daring rata-rata berada pada hotel dengan fasilitas yang bagus. Bahkan, hotel bintang 4 dan 5 rata-rata sudah dipesan sejak jauh-jauh hari.

Di samping itu, Boboy menegaskan, protokol kesehatan pencegahan Covid-19 tetap dijalankan di hotel-hotel Kabupaten Bogor. Meskipun angka kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor telah melandai.

Skrining pengunjung dengan aplikasi PeduliLindungi pun tetap diterapkan. Terutama pada hotel-hotel berbintang, yang menjalankan aturan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).(ded)

Berita Lainnya