Ahli Ingatkan Dunia Ancaman Virus Baru Deltacron, Sangat Kuat dan Menular

Ilustrasi Subvarian Baru Omicron
Ilustrasi Subvarian Baru Omicron
Ilustrasi Deltacron
Ilustrasi Deltacron

AMERIKA-Gabungan varian Delta dan Omicron atau disebut dengan Deltacron sudah tercatat dalam GISAID sebagai varian baru. Ketika pelonggaran di AS mulai dilakukan, di saat yang bersamaan ada pula ancaman varian baru yakni gelombang Deltacron.

Baca Juga : Subvarian Omicron BA.2 Mulai Mengancam, Meluas di Eropa dan AS. Ini Gejalanya!

Seorang ahli epidemiologi yang berbasis di AS mengecam jika pandemi seolah dibuat seakan-akan segera berakhir. Sang ahli, dr. Eric Feigl-Ding justru memperingatkan dunia bahwa saat ini dunia berada di ambang gelombang lain.

penerimaan mahasiswa baru universitas nusa bangsa bogor

Amerika baru-baru ini menutup beberapa pusat pengujian, Inggris telah mengambil kembali pembatasan perjalanan untuk pelancong asing. Negara-negara lain juga melonggarkan langkah-langkah untuk membuka ekonomi.

Australia, yang dikenal dengan pembatasannya yang paling ketat juga telah berkonsultasi dengan panel kesehatan untuk melonggarkan aturan karantina untuk kontak tertutup.

Peringatan dr. Ding datang sehari setelah varian gabungan lain dari SARS-CoV-2, rekombinan Delta dan omicron yang disebut Deltacron terdeteksi di seluruh Eropa dan AS. Ekonom kesehatan memperkirakan bahwa AS hanya beberapa minggu di belakang Eropa yang mulai mencatat lonjakan Deltacron.

“Kita masih terancam dengan BA2 meningkat dan pasti melonjak, namun banyak negara bagian menutup sebagian besar situs pengujian massal mereka,” tulisnya di Twitter.

Ia memberikan data kepada pejabat kesehatan untuk mengantisipasi lonjakan dan varian baru. Temuan awal menunjukkan bahwa Deltacron memiliki sifat terburuk dari kedua strain, Delta dan Omicron, sehingga sangat kuat dan menular.

Menurut Associate professor mikrobiologi dan imunologi di Louisiana State University Jeremy Kamil dalam strain baru Deltacron telah mengambil protein lonjakan Omicron untuk melekat pada sel. Seolah perangkat lunak galur Delta yang memakai jubah tembus pandang Omicron.

Pejabat Organisasi Kesehatan Dunia Maria Van Kerkhove juga telah memperingatkan bahwa kasus dengan varian baru akan melonjak dalam beberapa minggu ke depan tetapi saat ini beredar pada tingkat yang sangat rendah. Para ilmuwan percaya bahwa mutasi mungkin muncul dari seseorang yang terinfeksi kedua jenis virus sekaligus. (jpg)

Berita Lainnya