logo radar

Tertarik dengan Batik Bogor, Tamu dari Pakistan Ini Kunjungi Handayani Geulis

Tamu dari Atase Perdagangan Pakistan (baju hijau) mencoba membatik didampingi Wali Kota Bima Arya dan Pemilik Handayani Geulis, Ratna (ketiga dari kanan).

BOGOR–RADAR BOGOR, Handayani Geulis Batik Bogor kembali kedatangan tamu istimewa. Kali ini, kunjungan datang dari Atase Perdagangan Republik Pakistan untuk Indonesia, Fouzia Perveen Chaudhry, Kamis (17/3/2022).

Fouzia adalah Minister Counselor for Trade and Investment yang membidangi kerjasama perdagangan dan investasi Pakistan – Indonesia. Ia berkunjung ke showroom Handayani Geulis karena ketertarikannya pada kain batik khususnya batik Bogor.

Pada kesempatan itu, Fouzia diterima langsung pemilik Handayani Geulis Batik Bogor, Ratna Handayani beserta Wali Kota Bogor Bima Arya yang didampingi Kadisparbud Atep Budiman.

Awal mula ketertarikannya dengan batik Bogor, khususnya karya Handayani Geulis, karena terkesan dengan motif Batik Bogor Tilu Sauyunan, yang diberikan koleganya.

“ Kebetulan, kolega beliau Dr. Sri Nuryanti yang juga mantan Atase Pertanian di KBRI Jepang pernah bertandang ke Handayani Geulis Batik Bogor, dan membatik,” jelas Pemilik Handayani Geulis, Ratna Handayani.

Lebih lanjut Ratna menjelaskan, Batik motif Tilu Sauyunan atau tiga serangkai berupa bunga besar Amorphophalus Titanum, Daun Talas dan senjata tradisional khas Jawa Barat, Kujang. Ketiga motif tersebut bahkan sudah didaftarkan hak ciptanya di 2012, di tahun yang sama dengan diproduksinya.

Untuk program pengenalan membatik sendiri, kata Ratna, tidak ada waktu khusus. Biasanya rombongan mendaftar sebelum hadir. “Sebelum pandemi mungkin sering ada kunjungan. Tapi, sejak pandemi mulai terbatas, minggu depan akan ada dua rombongan yang sudah konfirm untuk berkunjung yaitu tamu dari Kedubes Vietnam dan rombongan guru-guru SMP dari Cilegon,” tambahnya.

Terkait kunjungan dari Atase Perdagangan Republik Pakistan untuk Indonesia, Fouzia Perveen Chaundhry ini, Wali Kota Bima Arya juga mendampingi untuk ikut belajar membatik bersama.

“Sekitar 10 tahun yang lalu belum banyak batik di Bogor. Dan Batik Handayani Geulis adalah salah satu pioner di Bogor,” ujar Wali Kota Bima Arya, yang mengapresiasi pencapaian Handayani Geulis.

Selain mengunjungi Handayani Geulis dan belajar membatik, pada hari itu Fouzia juga menyempatkan untuk mengunjungi Kebun Raya Bogor. (pia)

Berita Lainnya