Sempat Ada Bug di OpenSea, Harga NFT Anjlok

Ilustrasi: Bug di platform OpenSea (CoinDesk)
Ilustrasi: Bug di platform OpenSea (CoinDesk)

RADAR BOGOR, Istilah Non-fungible Token atau NFT belakangan ini tengah naik daun. Begitu pula platform bernama OpenSea. Baru-baru ini, marketplace NFT terbesar itu telah dilaporkan bermasalah.

Baca juga: KPK Kesulitan Lacak TPPU di NFT Sebab Tak Punya Alat Pencari

Tempat jual-beli NFT yang sedang di atas awan itu dikabarkan memiliki celah keamanan alias bug. Akibat adanya bug ini, sejumlah pengguna bisa membeli aset NFT secara murah-meriah atau jauh di bawah nilai pasar sesungguhnya.

Dengan kata lain, gara-gara bug di OpenSea, harga NFT jadi sempat anjlok. Pertama kali, hal ini ditemukan oleh perusahaan analitik blockchain Elliptic yang bilang kalau bug tersebut telah dimanfaatkan setidaknya oleh tiga orang peretas (hacker) dengan salah satunya menggunakan nama samaran jpegdegenlove untuk membeli delapan aset NFT bernilai hingga USD 1 juta atau sekitar Rp 14,3 miliar pada awal pekan lalu.

Dikutip dari laman resmi Elliptic, gar dana tidak bisa dilacak Blockchain, pelaku mengirimkan ethernya (mata uang kripto) menggunakan Tornado Cash. Ini adalah layanan pencampuran yang digunakan untuk mencegah pelacakan dana.

Dengan hasil penjualan tersebut jpegdegenlove berhasil mendapatkan keuntungan mencapai USD 801 ribu atau Rp 11,4 miliar. Penyerang lain juga berhasil membeli sebuah NFT senilai USD 10.600 (Rp 151,9 juta). Berikutnya dia menjual dalam waktu lima jam dengan harga USD 34.800 (Rp 498,7 juta).

Parahnya lagi, dikatakan kalau tampaknya pemilik NFT ini tidak sadar daftar pasar lama objek yang dijual masih aktif. Daftar tersebut digunakan untuk membeli NFT dengan harga yang dipilih penjual di masa lalu, yang seringkali jauh di bawah harga pasar saat ini.

Sementara itu, dilansir dari TheVerge, menurut Coindesk, bug tersebut sudah ditemukan sejak 31 Desember 2021 lalu. Ada pula tweet pada 12 Januari 2022 juga merinci modus penjualan yang sama.

Tidak jelas apakah ini sebagai kelemahan keamanan terbuka platform atau kesalahan pengguna. The Verge juga mengatakan OpenSea tidak menanggapi untuk berkomentar soal masalah ini. (jawapos)

 

Berita Lainnya