Beranda Metropolis Perdana Launching Buku IMAN di Bioskop

Perdana Launching Buku IMAN di Bioskop

Iman
Launching buku karya Saiful Falah berjudul IMAN di Cinepolis Keboen Raya Plaza Bogor, Rabu (12/1/2022).

BOGOR-RADAR BOGOR, PT. Elex Media Komputindo (Gramedia Group) melaunching buku karya Saiful Falah yang berjudul IMAN pada Rabu (12/1/2022) di Bogor.

Baca Juga : Silaturahmi Ustadz Abdul Somad dengan Pondok Modern Ummul Quro Al-Islami Bogor, Ingatkan Pentingnya Pendidikan Islam pada Generasi Muda

Peluncuran buku ke-17 rektor institut Ummul Quro Al-islami ini digelar di Cinepolis Keboen Raya Plaza Bogor dengan konsep unik dan berbeda.

universitas-ibn-khaldun-uika-bogor

“Ini adalah pengalaman pertama saya hadiri acara launching buku di bioskop yang dibuka dengan tahlil dan doa bersama,” kata kang Penulis dan Penggiat Literasi Maman saat membedah buku.

Ia juga menambahkan, ide dan konsep launching buku IMAN ini luar biasa, menarik sekali. Tidak kalah seru dengan isi bukunya.

Buku IMAN yang diluncurkan pada perayaan 1 dekade Saiful Falah berkarya dengan penan merupakan sebuah buku pegangan wajib bagi generasi milenial untuk menggapai hidup bahagia.

Perjalanan hidup seorang manusia bagaikan pelayaran di tengah lautan. Sebuah perjalanan panjang yang penuh rintangan dan cobaan. Topan dan badai tak pernah bisa dihindari, melainkan harus dihadapi.

Karena hidup yang kita jalani ini berat, maka bekal dan persiapan kita untuk menjalani hidup pun harus lengkap. Agar siap menghadapi segala kondisi.

Dengan adanya IMAN di dalam dada, maka manusia bisa berjalan di atas muka bumi dengan penuh makna, bukan semboyan semata.

“Saya berikhtiar untuk mengurai kata IMAN menjadi Iman, Moral, Amal, dan Nasionalisme. Iman adalah kesaktian yang mengantarkan umat manusia terlahir ke dunia. Kesaktian iman harus dikuatkan dengan sayap ilmu. Tanpa ilmu, iman sekedar ada, lemah tak berdaya. Ilmu yang akan menguatkan iman. Ilmu tak boleh terbang sendiri, harus ada benang yang menahan ilmu, yaitu moral,” Jelas saiful falah dalam peluncuran buku.

Penulis yang juga rektor Institut Ummul Quro Al-Isalmi Bogor tersebut menambahkan, moral harus dihiasi dengan amal. Semakin banyak kebaikan diperbuat, semakin baik kualitas keimanan.

“Ilmu tanpa amal bagai pohon tanpa buah. Moral tanpa amal, bagai benteng tanpa kebun. Amal menghidupi iman sebagaimana air menghijaukan rerumputan,” ungkapnya.

Di penghujung penjelasan, saiful falah menyingkap makna nasionalisme. “Hubbul wathon minal iman. Cinta tanah air adalah refleksi keimanan. Semakin besar gelombang iman, semakin patriotik seseorang. Dia selalu berusaha untuk memberi kontribusi kepada negara bukan mencari cara mencari keuntungan dari proyek negara,” pungkasnya. (*)