Dewan Minta Kadeudeuh Atlet PON Harus Sesuai Dan Dimaksimalkan

ILUSTRASI : Atlet Tarung derajat peraih emas di PON XX Papua disambut Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan sekaligus Ketua Pengcab Kodrat Kabupaten Bogor di Cisarua. (IST)
ILUSTRASI : Atlet Tarung derajat peraih emas di PON XX Papua disambut Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan sekaligus Ketua Pengcab Kodrat Kabupaten Bogor di Cisarua. (IST)

CIBINONG-RADAR BOGOR, Dewan Perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor minta pemberian kadeudeuh tehadap atlet yang berlaga di PON XX Papua 2021 harus sesuai, dan tidak boleh dikurangi. Musababnya, saat ini baru berupa pengajuan yang dilakukan Dispora dan KONI Kabupaten Bogor.

“Saya setuju usulan nominal bonus atlet PON dan Peparnas yang telah diajukan Dispora. Itu usulan nominal yang sangat pantas dan kalau bisa tidak boleh diturunkan lagi,” kata Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto kepada wartawan, Kamis (28/10/2021).

Rudy menjelaskan, bahwa uang untuk bonus itu pasti ada dan jangan diturunkan lagi nominalnya dari yang sudah dusulkan pihak Dispora.

penerimaan mahasiswa baru universitas nusa bangsa bogor

“Saya lebih senang bonusnya ditambah atau dimaksimalkan lagi, seperti pemberian beasiswa bagi atlet yang masih tercatat sebagai pelajar dan mahasiswa,” tegasnya.

Sementara Ketua KONI Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin mengaku, pihaknya sudah mengajukan rincian kadeudeuh untuk atlet yang telah berlaga di PON Papua.

“Untuk (medali) emas Rp50 juta, perak Rp35 juta dan perunggu Rp20 juta. Saya harap bonus bisa segera cair dan dapat dibagikan ke atlet,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Kadispora Kabupaten Bogor, Trian Turangga, pihaknya sudah membuat usulan bonus kepada para atlet Kabupaten Bogor yang berjaya di event PON XX Papua 2021.

“ Kami sudah mengusulkan dan membahas soal bonus ini dengan dewan belum lama ini, “ cetusnya

Trian mengungkapkan, pemberian bonus untuk para atlet, pelatih dan mekanik kemungkinan diberikannya pada awal tahun 2022.

“Kami tidak mungkin memberikan bonusnya di akhir tahun 2021, karena anggarannya tidak ada,” pungkasnya

Seperti diketahui, sekitar 83 atlet asal Kabupaten Bogor yang tampil di event olahraga empat tahunan. Selain mengirimkan 83 atletnya, Kabupaten Bogor juga mengirimkan 11 pelatih dan 2 mekanik. (abi)

Berita Lainnya