Beranda Uncategorized Minimalisir Bullying di PTM, Guru Diminta Pahami Ini

Minimalisir Bullying di PTM, Guru Diminta Pahami Ini

ANTISIPASI : Untuk menghindarkan buah hati dari bullying, sebaiknya orangtua memberikan pondasi kuat untuk mereka
ANTISIPASI : Untuk menghindarkan buah hati dari bullying, sebaiknya orangtua memberikan pondasi kuat untuk mereka

RADAR BOGOR, Penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, sudah mulai dilakukan di hampir seluruh wilayah Indonesia. Untuk mengurangi dampak learning loss.

Bima Arya Ingatkan Jajarannya Siaga Bencana

Namun hal ini juga menjadi kekhawatiran, karena kerap kali terjadi kasus bullying ketika pembelajaran berjalan secara langsung di sekolah.

pmb universitas nusa bangsa bogor

Perihal itu, Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim menilai kasus perundungan ini masih sering terjadi, karena ketidakseriusan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan (disdik) dalam mengatasi permasalahan tersebut.

Padahal sudah ada aturan terkait hal tersebut, yakni Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.

“Ini agaknya pihak sekolah termasuk Dinas Pendidikan banyak yang belum tau dan paham,” ungkap dia kepada JawaPos.com, Selasa (19/10).

Ia mengungkapkan, dalam regulasi tersebut terdapat aturan untuk bagaimana sekolah, pemerintah daerah dan orang tua bergerak. Mencegah serta mengatasi risiko perundungan kepada peserta didik.

“Jadi ada aspek pencegahan dan penanggulangan,” imbuhnya.

Menurutnya, jika sekolah dan disdik setempat memahami maksud dari Permendikbud 82/2015. Diyakini kasus perundungan mulai turun. Untuk itu, ia memininta agar aturan itu dipahami dengan baik.

“Melalui Permendikbud ini, kalau pihak sekolah memahami, khususnya guru-guru, saya rasa pencegahan tindakan kekerasan atau bullying di lingkungan satuan pendidikan itu dapat dilakukan,” tutur dia.

Sebagai informasi, ramai belakangan ini video perundungan atau bullying yang melibatkan siswa SD di Jepara. Namun, kini kasus tersebut sudah mereda dengan cara kekeluargaan. (jawapos)

bank mandiri kopra