Beranda Metropolis Antisipasi Kerawanan Keamanan, Polresta Bogor Kota Gelar Apel Sispamwil 

Antisipasi Kerawanan Keamanan, Polresta Bogor Kota Gelar Apel Sispamwil 

Apel Sispamwil
Apel Sistem Pengamanan awilayah (Sispamwil) bersama Muspika di Lapangan Kresna, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

BOGOR-RADAR BOGOR, Polresta Bogor Kota menggelar apel Sistem Pengamanan wilayah atau Sispamwil, bersama Muspika di Lapangan Kresna, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Empat Warga Tewas Tenggak Miras oplosan, Polresta Turunkan Tim Kujang

Tujuan apel Sispamwil ini untuk mengevaluasi kegiatan-kegiatan di wilayah yang terkait dengan kejadian yang ada di masyarakat, khususnya berkaitan dengan kerawanan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

mitra-10-shop-vaganza

Termasuk mengantisipasi kejadian serupa pesta miras oplosan yang menewaskan empat sopir angkot di Tamansari.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, Sispamwil ini diikuti oleh 88 anggota satpam yang ada di wilayah Kecamatan Bogor Utara beserta anggota Bhabinkamtibmas.

Menurutnya, apel Sispamwil ini dilaksanakan di enam polsek di tempat yang banyak menggunakan tenaga satuan pengamanan.

Sementara, Sispamwil sendiri bertujuan agar para satpam itu berdaya, lebih dekat dan mengerti harus berkorasi dengan siapa dan tidak bekerja secara parsial.

“Para satpam mengemban tugas kepolisian secara terbatas, tidak bisa bekerja hanya dilingkungan kerjanya saja. Kita ajak untuk memberikan kontribusi terhadap lingkungan sekitar,” kata Susatyo, kepada Radar Bogor Rabu (13/9/2021).

Susatyo mencontohkan di sepanjang Jalan Pandu Raya tingkat kejahatan cukup tinggi baik terkait tawuran antar pelajar, pecah kaca dan lainnya.

Sepanjang Jalan Pandu Raya tindak kejahatan cukup tinggi baik itu berbagai aksi-aksi kejahatan seperti yang kemarin terjadi di SMAN 7 Kota Bogor maupun kejahatan lainnya adanya pecah kaca, pencurian dan sebagainya.

“Sehingga melalui apel Sispamwil ini saya minta dilaksanakan secara berkelanjutan tempatnya boleh bergantian setidaknya para kepala satpam di masing-masing saling bertukar informasi,” kata Susatyo.

Dengan begitu, Susatyo berharap, apabila ada kejadian yang mencurigakan ataupun potensi-potensi terjadinta tindak kejahatan lainnya bisa diantisipasi lebih dini. Termasuk adanya indikasi pesta miras.

“Jadi kalau ada yang mencurigakan ditempat lain jangan berpikir itu bukan wilayah kerja saya terlebih ini sekarang banyak berbagai satpam keamanan menggunakan seragam mirip Polri sehingga harus mengerti betul kepolisian sebagai institusi itu kami,” tukasnya. (all)

Editor : Yosep