Beranda Olahraga Final Spanyol vs Prancis, Sergio Busquets ‘The Last Man Standing’

Final Spanyol vs Prancis, Sergio Busquets ‘The Last Man Standing’

Sergio Busquets
Sergio Busquets

MILAN-Jika diibaratkan judul film, Sergio Busquets itu ”The Last Man Standing”.

Italia vs Spanyol : Kesempatan Matador Balas Kekalahan di Wembley

Ya, hanya Sergio Busquets kepingan dari skuad juara Spanyol di Euro 2012 yang masih bercokol di final UEFA Nations League.

mitra-10-shop-vaganza

Final Spanyol versus Prancis itu berlangsung di Stadion San Siro, Milan, dini hari nanti WIB (siaran langsung Mola TV pukul 01.45 WIB).

Fullback Jordi Alba dan bek tengah Raul Albiol yang biasanya dipanggil entrenador Luis Enrique absen dalam Nations League kali ini karena cedera.

Bukan hanya itu. Ditarik dari kali terakhir La Furia Roja (julukan timnas Spanyol) menapaki final Piala Konfederasi 2013, hanya Sergio Busquets dan Cesar Azpilicueta yang berada dalam skuad.

Itu pun Azpi (sapaan akrab Azpilicueta) hanya main sebagai pengganti saat Spanyol dilibas Brasil 0-3 di partai final.

Final Nations League ini pun bakal jadi final keempat Sergio Busquets selama memperkuat Spanyol.

Sebelumnya Sergio Busquets bisa merasakan atmosfer final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan melawan Belanda.

Bersamanya Spanyol pun memenangi Euro 2012 setelah menang 4-0 atas Italia.

Hanya kekalahan dari Brasil sewindu yang lalu menjadi satu-satunya noda Sergio Busquets dalam laga final bersama timnas Spanyol.

Kekalahan itu menggenapkan pengalamannya merasakan atmosfer laga final selama 300 menit.

Dengan perincian 120 menit pada Piala Dunia 2010, 90 menit dalam final Euro 2012, dan 90 menit di Piala Konfederasi 2013.

Sergio Busquets pun ingin menandai menit ke-301 sampai 390-nya dalam laga final dengan manis.

”Saya ingin datang bersama tim ini pada hari Minggu (dini hari nanti WIB) dan berusaha memenanginya,” koar Sergio Busquets seperti dikutip laman Mundo Deportivo.

Gelar juara UEFA Nations League akan bermakna bagi gelandang FC Barcelona tersebut.

Sebab, trofi itu akan menyejajarkan namanya dengan pemain-pemain yang tercatat dalam tinta emas sejarah persepakbolaan Spanyol.

Yakni sebagai pemain yang bisa menjuarai tiga turnamen mayor sekaligus secara beruntun dalam empat tahun, yaitu Euro 2008, Piala Dunia 2010, dan Euro 2012.

Sejauh ini tercatat ada sebelas pemain yang sudah mengoleksi tiga trofi juara bagi Spanyol.

Mereka adalah Sergio Ramos, Iker Casillas, Xavi, Andres Iniesta, David Silva, Xabi Alonso, Fernando Torres, Cesc Fabregas, Alvaro Arbeloa, Pepe Reina, dan Albiol.

Final dini hari nanti juga akan membuat Sergio Busquets menjadi pencatat caps terbanyak keempat. Sejajar dengan Iniesta.

Media-media Spanyol, salah satunya Marca, memprediksi Sergio Busquets akan jadi sosok penentu kemenangan melawan Prancis.

Itu berkaca dari kemenangan 2-1 atas juara Euro 2020 Italia di laga semifinal (7/10). Sergio Busquets mampu ”menenggelamkan” peran Jorginho di lini tengah Azzurri, julukan Italia.

Namun, Prancis datang ke final dengan skuad yang berpengalaman atmosfer final. Maklum,

Les Bleus (julukan timnas Prancis) kali terakhir merasakan final di Piala Dunia 2018. Dari starting XI Prancis kala itu, entraineur Didier Deschamps memasang lagi tujuh pemainnya dini hari nanti WIB.

Misalnya kapten dan kiper Hugo Lloris; trio bek Benjamin Pavard, Raphael Varane, Lucas Hernandez; gelandang Paul Pogba; serta duo sosok wide attacker Antoine Griezmann dan Kylian Mbappe.

Grizi (sapaan akrab Griezmann) tak hanya bisa back-to-back memenangkan trofi juara bagi Prancis. Dia juga bisa menandai laga ke-100-nya bersama Prancis.

Griezmann juga termasuk dalam satu dari empat pemain pencetak gol pada laga melawan Kroasia di final Piala Dunia 2018.

”Kami selalu menatap final dengan perasaan yang positif. Itu juga berlaku dengan final Nations League. Kami tak akan pernah puas hanya sampai di laga final,” koarnya sebagaimana dikutip laman Livefoot. (jpg)