Pembinaan Kapasitas Manajemen “UMKM Go Digital”, Sebagai upaya mempertahankan kelangsungan Bisnis bagi Para Pelaku UMKM di Kabupaten Bogor

Oleh : Alnisa Min Fadlillah

Pandemi yang disebabkan oleh Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) berdampak pada berkurangnya kegiatan Bisnis bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Serta memaksa masyarakat untuk tetap tinggal di rumah. Sehingga mengakibatkan UMKM harus memutar otak, guna menemukan cara untuk mempertahankan bisnis mereka, demi kelangsung hidup selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), untuk mencegah penyebaran virus.

Permasalahan timbul pada Komunitas UMKM Pribumi Bogor yang beranggotakan kurang lebih 200 UKM didalamnya.

Dimana, beberapa diantara mereka sempat berhenti berproduksi selama 2 bulan karena Covid 19.

Permasalahan utama yang ditemukan pada Komunitas UMKM Pribumi Bogor saat ini dapat dikategorikan kedalam 2 masalah besar.

Yaitu, terkait masalah finansial dan non finansial. Masalah finansial berupa kurang disiplin dalam melakukan pencatatan, kurangnya permodalan, sulit mendapatkan akses ke sumber dana serta tingginya bunga kredit.

Sedangkan masalah non finansial, berupa masalah organisasi manajemen yaitu kurang teknologi dalam proses produksi, kurang pengetahuan SDM terkait mengembangan merek, kurangnya strategi dalam memenangkan persaingan usaha, kurangnya pengetahuan dalam memanfaatkan platform e-commerce.

Tim Dosen Dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa Program Kemitraan Masyarakat (PKM).

Dengan melakukan pembinaan dan penyuluhan pada Komunitas UMKM Pribumi Bogor.

Guna membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam menjalankan bisnis secara berkelanjutan.

Ada 3 Aspek materi yang disampaikan pada saat pembinaan dan penyuluhan yakni (1). Financial technology.

Salah satunya dengan menggunakan aplikasi buku kas di Smartphone, yang membantu memudahkan para pelaku UMKM melakukan pencatatan debit kredit sampai menghasilkan laporan laba rugi.

Materi Rebranding Produk dan E-Commerce. Hal ini dilakukan untuk menyempurnakan branding produk yang telah ada menjadi lebih baik lagi.

Agar dapat di lirik oleh para pelanggan serta pembekalan e-commerce untuk mengatasi keterbatasan area pemasaran karena dampak PPKM. Sehingga dapat menjangkau pelanggan secara lebih luas.

Ketiga, materi Blue Ocean Strategy dan kanvas bisnis untuk memenangkan persaingan.

Guna bertujuan untuk dpaat menghasilkan strategi dalam memenangkan persaingan di pasar yang kompetitif.

Dengan dilakukannya Program Kemitraan Masyarakat (PKM), tim dosen berharap dapat membantu pelaku UMKM Pribumi Bogor, menavigasi usahanya yang terkena dampak Covid 19.

Dan berbagai cara agar dapat berhasil mempertahankan bisnis saat pandemi ini.

Harapan tim penyelenggara mengenai kegiatan ini dapat di laksanakan secara berkelanjutan pada para pelaku UMKM lainnya. (*/adv)

Berita Lainnya