Beranda Nasional Indonesia Dekati China, Ini Alasan Menko Luhut

Indonesia Dekati China, Ini Alasan Menko Luhut

luhut
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan belasungkawa atas kecelakaan maskapai penerbangan yang jatuh di kepulauan Seribu Sriwijaya Air SJ-182 yang menelan 62 korban jiwa. (dok JawaPos.com)

RADAR BOGOR, Menteri Koordinasi Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, bahwa terjadi perubahan pada peta geopolitik dunia.

Menurut Luhut, ada banyak perubahan perjanjian antarnegara, terutama terkait pengelolaan sumber daya dan proyeksi kekuatan.

Bima Arya Dorong ASN Bogor Kelola Aset Dengan Baik

pmb universitas nusa bangsa bogor

Hal itu dia sampaikan dalam Forum Mahasiswa S3 Indonesia di Prancis (JDI) 2021, Sabtu (25/9).

“Namun, harus kita ingat kalau Indonesia adalah negara berdaulat. Hal itu juga yang sempat saya tulis dalam artikel di South China Morning Post beberapa tahun lalu,” katanya.

Luhut mengaku bahwa dirinya sudah memberikan signal Indonesia tidak akan berpihak kepada siapa pun.

“Kita hanya berpihak kepada kepentingan nasional kita saja,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Luhut pun membeberkan perihal hubungan Indonesia dengan China yang selama ini dinilai sangat dekat.

Menurutnya, hubungan Indonesia dengan negara mana pun harus terjalin dengan baik.

“Dengan China kita dekat, dengan Amerika kita dekat. Abu Dhabi, Jepang, Korea Selatan, semua kita dekat,” ujarnya.

Langkah tersebut diambil pemerintah Indonesia karena sudah diamanatkan dalam UUD 1945.

“Politik luar negeri Indonesia adalah bebas aktif dan hal itu harus terus dipegang. Kalau kesannya kita dekat sekali dengan China, itu karena kita punya kepentingan,” tuturnya.(genpi/fajar)