Beranda Metropolis Pasar Terapkan PeduliLindungi, Pembeli Takut Masuk!

Pasar Terapkan PeduliLindungi, Pembeli Takut Masuk!

PeduliLindungi
Pengunjung Mal CCM menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebelum memasuki mal. Pemkab Bogor belum memberlakukan aplikasi tersebut untuk usaha kecil menengah. foto : Hendi

BOGOR-RADAR BOGOR, Sejumlah pedagang tradisional di Kota Bogor angkat suara, terkait rencana Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor yang menerapkan uji coba aplikasi PeduliLindungi di tiga pasar tradisional yang ada di Kota Hujan.

Salah satu pedagang di Blok F Pasar Kebon Kembang, Efendi meminta agar kebijakan ini jangan dulu diterapkan di pasar tradisional. Sebab, kondisi pasar tradisional saat ini yang belum kunjung ramai.

PTM CR-V Sukses Gelar Turnamen

pmb universitas nusa bangsa bogor

“Kalau menurut saya jangan dulu dilakukan, sebab Pasar Blok F ini sangat sepi saat ini, saya setiap hari omset merugi. Kalau diterapin Pedulilindungi, ya mungkin Blok F makin sepi ya,” kata Efendi, Senin (27/9/2021).

Menurutnya, usulan pasar tradisional jangan dulu menerapkan aplikasi Pedulilindungi juga berkaca dari penerapan kebijakan di pusat perbelanjaan modern yang ada di Kota Bogor. Di mana, imbas kebijakan ini para pembeli jadi enggan untuk berbelanja.

“Saya juga punya tempat di BTM, sejak diterapkan kebijakan Pedulilindungi para pembeli takut pada masuk, soalnya anak-anak mereka tidak diizinkan masuk,” ucapnya.

Untuk itu, dirinya meminta agar Perumda PPJ Kota Bogor dapat memikirkan ulang untuk menerapkan kebijakan Pedulilindungi di pasar tradisional tersebut.

Hal berbeda disampaikan pedagang lain di Blok F Pasar Kebon Kembang, Edi. Menurutnya, ia sepakat apabila pasar tradisional menerapkan kebijakan PeduliLindungi sebagai syarat masuk atau beraktivitas di pasar tradisional.

“Setuju, demi kesehatan bersama,” singkatnya.

Sebelumnya, Kota Bogor mulai penerapan protokol kesehatan menggunakan aplikasi PeduliLindungi di pasar tradisional pada pekan ini. Penggunaan aplikasi PeduliLindungi akan diujicobakan di tiga pasar yakni Pasar Plaza Bogor, Blok AB dan terakhir Pasar Blok FG.

Direktur Utama (Dirut) PPPJ Muzakkir mengatakan, akan memulai penerapan protokol kesehatan menggunakan aplikasi PeduliLindungi di pasar tradisional. Rencananya, Kota Bogor baru akan menerapkan kebijakan tersebut pada pekan ini.
“Rencananya Minggu depan (pekan ini) uji coba aplikasi PeduliLindungi di tiga pasar, yakni Pasar Plaza Bogor, Blok AB dan Blok FG,” kata Muzakiir, Minggu (26/9/2021).

Meski penerapan aplikasi PeduliLindungi mulai diujicobakan pada pekan ini, namun dirinya meminta kepada Kementerian Perdagangan dan Kementerian Kesehatan untuk memberikan kelonggaran, termasuk sosialisasi terlebih dahulu.
“Saya minta jangan terlalu saklek seperti di mall yang di tolak masuk, yang kita butuhkan edukasi dulu kepada mereka,” tegasnya.

Muzakiir menyebut, penerapan kebijakan itu memang bertujuan untuk memastikan pasar tradisional memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung dari penularan Covid-19 sehingga dapat menggerakan ekonomi.
Namun ada permasalahan lain yang harus diperhatikan, diantaranya pengunjung pasar dan pedagang pasar belum tentu memiliki smart phone, serta kemampuan handphone mereka yang belum tentu bisa menyimpan foto.

“HPnya masih jadul, ini harus jadi pertimbangan. Kita berikan edukasi, besok-besok ke pasar bawa ya,” ucapnya.(ded)

Editor: Rany