Beranda Politik Golkar Umumkan Pengganti Azis di DPR, Besok

Golkar Umumkan Pengganti Azis di DPR, Besok

Golkar Nonaktifkan Azis Syamsuddin
Golkar Nonaktifkan Azis Syamsuddin

RADAR BOGOR, Partai Golkar mengungkapkan segera mengumumkan nama kader pengganti Azis Syamsuddin untuk posisi Wakil Ketua DPR.

Hal ini diungkapkan Ketua DPP Partai Golkar Adies Kadir. Pengumuman ini rencananya dilakukan pada Selasa (28/9).

Airlangga: Pemuda Harus Berkontribusi Pulihkan Ekonomi dengan Berwirausaha

mitra-10-shop-vaganza

Adapun Azis Syamsuddin sudah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Ketua DPR. Hal itu lantaran dia menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap penanganan perkara di Lampung Tengah.

“Rencananya Selasa (28/9) sore diumumkan, sepertinya nama sudah dikantong Ketum (Airlangga Hartarto-Red),” ujar Adies saat dikonfirmasi, Senin (27/9).

Wakil Ketua Komisi III DPR ini menuturkan, mengenai siapa nama kader Partai Golkar yang menggantikan Azis Syamsuddin ini, dirinya belum mengetahuinya. Pasalnya hal itu merupakan hak prerogatif ketua umumnya Airlangga Hartarto.

“Terkait nama pengganti tidak ada yang tau, karena hak prerogratif Ketua Umum,” katanya.

Adies menjelaskan, nama yang sudah dikantongi Airlangga untuk menjadi Wakil Ketua DPR ini dipilih melalui pertimbangan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar.

“Pertimbangan umumnya di AD/ART Partai harus mempunyai prestasi, dedikadi, loyalitas dan tidak tercela (PDLT),” ungkapnya.

Diketahui, Azis Syamsuddin telah mengirimkan sepucuk surat kepada Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto terkait pengunduran dirinya sebagai Wakil Ketua DPR. Setidaknya ada tiga nama calon kuat yakni Ahmad Doli Kurnia, Melchias Marcus Mekeng, dan Adies Kadir.

Adapun, dalam perkara penanganan perkara di Lampung Tengah Azis Syamsuddin bersama Aliza Gunado yang juga merupakan politikus Golkar diduga menyuap eks penyidik KPK dari unsur Polri Stepanus Robin Pattuju senilai Rp 3,1 miliar. Suap tersebut diduga diberikan terkait perkara korupsi Dana Alokasi Khusus atau DAK di Lampung Tengah yang tengah ditangani KPK. (Jawapos)