Beranda Bogor Raya Berobat di Bogor Pain Center RSUD Ciawi Kini Bisa Gunakan BPJS

Berobat di Bogor Pain Center RSUD Ciawi Kini Bisa Gunakan BPJS

RSUD Ciawi
Penandatanganan MoU antara BPJS kesehatan dan RSUD Ciawi Senin (27/9/2021)

CIAWI-RADAR BOGOR, BPJS Kesehatan bersama dengan RSUD Ciawi melakukan Penandatanganan addendum Perjanjian Kerjasama (PKS) Senin (27/9/2021).

199 Ibu Hamil Positif Covid-19 Melahirkan di RSUD Ciawi, Delapan Orang Meninggal

PKS itu terkait penambahan Klinik Nyeri, sebagai bentuk perluasan pelayanan kesehatan. Klinik Nyeri merupakan hasil inovasi dari RSUD Ciawi berupa Instalasi Manajemen Nyeri (IMANI).

pmb universitas nusa bangsa bogor

Kegiatan penandatanganan addendum PKS antara Direktur Utama RSUD Ciawi M. Tsani Musyafa dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cibinong Ondrio, dilakukan di RSUD Ciawi.

Pada kegiatan PKS tersebut dihadiri juga Deputi Direksi Wilayah Jabodetabek Bona Evita. Adapun pelaksanaan penandatanganan addendum PKS ini, merupakan hal yang penting dalam upaya peningkatan layanan Program JKN-KIS.

Deputi Direksi Wilayah Jabodetabek Bona Evita mengatakan, Koordinasi serta mutu layanan terhadap pasien JKN-KIS harus terus ditingkatkan.

Penandatangan addendum PKS Klinik Nyeri merupakan tindak lanjut dari kerjasama yang telah terjalin baik dengan RSUD Ciawi.

“Dengan terjalinnya kerja sama Klinik Nyeri RSUD Ciawi dengan BPJS Kesehatan harapannya dapat membantu meningkatkan kualitas hidup pasien Program JKN-KIS yang mempunyai gangguan nyeri kronis,” ujar Bona kepada Radar Bogor Senin (27/9/2021).

Sementara itu, Dirut RSUD Ciawi, dr Tsani mengatakan, Instalasi Manajemen Nyeri (IMANI) atau dikenal dengan Bogor Pain Center RSUD Ciawi merupakan inovasi dari RSUD Ciawi.

Menurutnya, ini sebagai layanan dalam bentuk instalasi rumah sakit pertama di Indonesia yang memberikan layanan multidisiplin dalam penangan nyeri.

Selain instalasi rumah sakit dilengkapi dengan alat medis yang lengkap, Bogor Pain Center RSUD Ciawi juga dilengkapi fasilitas seperti ruang tunggu, ruang konsultasi, ruang persiapan tindakan, ruang tindakan, hingga ruang pemulihan demi menunjang pasien.

“RSUD Ciawi telah membuka layanan Klinik Nyeri sejak tahun 2020 dan kini telah menjadi Instalasi Manajemen Nyeri pertama di Indonesia,” katanya kepada Radar Bogor Senin (27/9/2021).

dr Tsani menjelaskan, Instalasi Manajemen Nyeri ini, bukan hanya mengobati sakitnya, tapi menganalisa dari keluhan utama lalu penyebab nyeri sehingga dapat ditentukan solusi atau treatment yang tepat.

“Di Bogor Pain Center RSUD Ciawi menyediakan pelayanan yang komprehensif tentang nyeri, sehingga kesembuhan dari rasa nyeri bukan hanya sementara,” jelasnya. (all)

Editor : Yosep