Beranda Metropolis Sasar Warga dan Pedagang Pasar, Perumda PPJ Bangun Sentra Vaksin

Sasar Warga dan Pedagang Pasar, Perumda PPJ Bangun Sentra Vaksin

Vaksinasi pedagang pasar
Vaksinasi Covid-19 bagi pedagang pasar yang digelar Perumda PPJ.

BOGOR-RADAR BOGOR, Sejumlah pedagang pasar dan warga kembali menjalani vaksinasi Covid-19 di Kota Bogor. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyiapkan 1.000 vaksin yang menyasar warga dan pedagang pasar tersebut.

Kejar Herd Immunity, Dorong Vaksinasi dan Digitalisasi Pedagang Pasar

Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPPJ) Muzakkir mengaku terus menyelesaikan program vaksinasi Covid-19 di lingkungan pasar di bawah perusahaan pasar plat merah itu.

pmb universitas nusa bangsa bogor

Muzakkir menyebut hingga saat ini sekitar 80 persen pedagang pasar di bawah komando PPPJ sudah mendapatkan suntik vaksin Covid-19.

Meski begitu, PPPJ merasa perlu melakukan jemput bola membuat sentra vaksin di pasar-pasar lantaran banyak warga selain pedagang pasar yang belum mendapatkan vaksin.

“Sebenarnya untuk pedagang pasar di kita itu di atas 80 persen sudah dapat vaksin. Tapi ternyata kan bagian dari pasar ini kan banyak juga yang sebelumnya nggak kedeteksi,” katanya.

Warga yang dimaksud, kata dia, mulai dari juru parkir, bongkar muat, kuli panggul dan warga pasar yang selama ini belum masuk hitungan. “Karena selama ini kita fokus yang di dalam pasar,” katanya, Minggu (26/9/2021).

Selain itu, ada ide dari kewilayahan Pemkot Bogor yang bingung mengadakan lokasi vaksin, sehingga PPPJ menyarankan membuat sentra vaksin di Pasar Jambu Dua. Sebab, selain menjaring warga biasa, juga bisa menyasar warga pasar yang beraktifitas di Pasar Jambu Dua.

“Di sana kita buat 300 orang. Nah dari situ kita tahu pedagang pasar banyak yang nggak mau ribet daftar online, pergi ke sentra vaksin seperti Puri Begawan, BTM atau lainnya, karena dianggap ganggu waktu jualan. Ketika kita buat di Pasar Jambu Dua, ternyata para pedagang pasar antusias,” tegas Muzakkir.

Perumda PPJ vaksinasi pedagang pasar

Sehingga untuk mengejar target 20 persen pedagang pasar plus warga yang belum mendapat vaksin, pihaknya memutuskan bakal membuat sentra vaksin di seluruh pasar se-Kota Bogor.

Setelah Pasar Jambu Dua, kata dia, Blok F Pasar Kebon kembang juga dijadikan sentra vaksin pada Jumat (25/9). Dengan target 300 orang.

“Ternyata ramai, sampai sebelum Jumatan saja 300 orang itu sudah penuh. Akhirnya kami tambah kuota sampai 1.000 itu setelah Jumatan. Makanya ke depan kita perlu bikin sentra vaksin di pasar-pasar lain,” imbuhnya.

Setelah Pasar Jambu Dua dan Blok F Pasar Kebon kembang, kata dia, pihaknya akan menargetkan membuat sentra vaksin di Pasar Gunungbatu dan Pasar Bogor. Meskipun secara data, para pedagang pasar di dua pasar tersebut sebagian besar sudah mendapatkan vaksin.

“Jadi ini bukan lagi bicara pedagang pasar saja, tapi bicara warga pasar. Kalau dulu kan KTP harus Kota Bogor, tapi kalau sekarang yang penting beraktifitas di lingkungan pasar, bisa kita vaksin,” tukasnya.(ded)

Editor : Yosep