Beranda Bogor Raya Survei Popularitas Calon Bupati, Ade Yasin-Jaro Ade Bersaing Ketat

Survei Popularitas Calon Bupati, Ade Yasin-Jaro Ade Bersaing Ketat

Bupati Ade Yasin
Bupati Ade Yasin

CIBINONG-RADAR BOGOR, Pengamat kebijakan publik melakukan Survei Popularitas dan Elektabilitas Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor Periode 2024-2029.

Survei CISA : Elektabilitas Airlangga Merangkak Naik, Ini Pesan untuk Kader Golkar

Hasil survei menunjukkan Ade Yasin dan Jaro Ade masih cukup diperhitungkan dalam persaingan calon bupati nanti.

pmb universitas nusa bangsa bogor

Ade Yasin menempati posisi pertama Survei Popularitas dan Elektabilitas Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor Periode 2024-2029 dengan 10,16 persen. Disusul Jaro Ade dengan 8,32 persen dan Rudy Susmanto  7,93 persen.

“Survei calon bupati ini sebetulnya salah satu rangkaian dari performa DPR RI dapil Kabupaten Bogor, Propinsi Jawa Barat dan DPRD di setiap dapil,” kata Direktur Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Yusfitriadi ketika dikonfirmasi wartawan, usai melakukam podcast dengan Pokwan, Rabu (22/9/2021).

Ia menjelaskan, ini merupakan survei pertama dari empat kali survei yang direncanakan sampai menjelang 2024.

Data hasil survei popularitas Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor periode 2024-2029

“Dari hasil survei pertama, masyarakat masih belum terbiasa dengan tradisi survei atau riset, hal itu bisa dibuktikan dengan margin error hasil survei cukup tinggi, yakni 5 persen,” katanya.

Selain itu juga di lapangan banyak tokoh yang acuh responnya terhadap survei. Makanya, terlihat jelas bahwa politisi yang berlatar belakang artis selebriti tidak cukup kuat menjadi pilihan untuk menjadi bupati di Kabupaten Bogor.

“Mereka hanya masuk ke 10 besar. Selain itu sosok Ade Ruhandi (Jero Ade) yang merupakan mantan Ketua DPD Golkar masih mendapatkan respon kuat di masyarakat, dibandingkan dengan Ketua DPD Golkar saat ini,” tambahnya.

Survei calon bupati
Direktur DEEP, Yus Fitriadi saat mengikuti diskusi di studio podcast Rujukan Pokwan, Cibinong, Kabupaten Bogor. Rabu (22/9/2021). Pada kesempata itu ia juga menyampaikan hasil survei calon bupati. HENDI/RADAR BOGOR

Karena ia melihat Ketua Golkar saat ini tidak terlalu kuat daya tawar di masyarakat. bahkan, ada tokoh politik baru yang muncul kuat jadi calon bupati mendatang yakni Ketua DPRD Rudy Susmanto.

“Walaupun relatif baru, ketua DPRD sudah mempunyai tempat di hati masyarakat. Hal itu dibuktikan dengan masuk tiga besar dalam survei elektabilitas kami,” jelasnya.

Yus mengaku, masyarakat masih kuat responnya terhadap pasangan Ade Yasin dan Iwan Setiawan untuk kembali berpasangan pada Pilkada 2024.

Dalam konteks kepercayaan masyarakat, terlihat sekali masih tingginya prosentase ketidakpuasan publik terhadap 5 indikator performa kepemimpinannya.

“Disisa kepemimpinan bupati dan wakil Bupati Bogor bisa lebih meningkatkan performanya. Bukan hanya untuk orientasi kekuasaan, jauh dari itu, sebagai upaya membangun politik demokrasi substantif,” tuturnya.

Ketika ditanyai dua sosok kuat Ade Yasin dan Iwan Setiawan, ia memandang ketokohan dan elektabilitasnya sangat tinggi di mata masyarakat. Meskipun banyak yang baru, sudah menjadi brand sampai kalangan bawah.

“Kalau saya melihat dua hal dari Ade Yasin. Pertama, trah Yasin saat ini masih kuat pengaruhnya di masyarakat. Kedua, bayang-bayang RY pada Ade Yasin sudah mulai bertahap pudar, sehingga Ade Yasin sudah mulai bisa tampil tanpa bayang-bayang RY,” jelasnya.

Sedangkan, kalau Jaro Ade, mungkin ada tiga kekuatan yakni pemeliharaan terhadap gerbong masih terus jalan, sehingga masih cukup diterima. Kedua, tidak ada lagi tokoh Golkar yang muncul pasca kekalahan pada pilbup sebelumnya.

“Ternyata setelah kalah di pilkada Jaro Ade tidak lantas membuat gaduh dan berhadapan dengan pemerintahan atau DPD Golkar Kabupaten Bogor saat ini, bahkan banyak beraktifitas menguatkan dengan berbagai jalan. Bahkan, hasil survei, masyarakat menghendaki JA berpasangan dengan Rudy Susmanto (Ketua DPRD, red),” pungkasnya. (abi)