Beranda Pendidikan Yogi-Excelen Dinobatkan Jadi King dan Queen WEBF 2021

Yogi-Excelen Dinobatkan Jadi King dan Queen WEBF 2021

King dan Queen WEBF 2021
Dua mahasiswa baru FEB Unpak Bogor terpilih sebagai King dan Queen.

BOGOR-RADAR BOGOR, Dua mahasiswa/i tahun ajaran 2021/2022 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pakuan (Unpak) Bogor terpilih sebagai King dan Queen.

Ratusan Mahasiswa Baru FEB Unpak Ikuti WEBF 2021, Dekan: Didorong Memiliki Kemampuan Pemecahan Masalah yang Baik

Pemilihan King dan Queen didasari keaktifan saat mengikuti kegiatan Welcome to Economic and Business Faculty (WEBF) 2021 bertajuk “Future Leader Fest of Generation Z”.

pmb universitas nusa bangsa bogor

“Untuk King kita memilih Yogi Gilang Pratama, dan Queen memilih Excelen Artamevia. Ini pemenang King dan Queen untuk angkatan mereka,” kata Ketua Pelaksana WEBF 2021, Dianne Alfiran kepada Radar Bogor, Senin (20/9/2021).

Menurutnya, pemilihan King dan Queen itu sebagai apresiasi kepada mahasiswa/i baru FEB Unpak Bogor yang telah mengikuti kegiatan pengenalan lingkungan kampus serta sistem digital kampus kepada Mahasiswa/i baru agar dapat mengikuti perkuliahan dengan lebih baik.

Selain pemilihan King dan Queen, Dianne mengatakan, ada pemilihan video tik tok terbaik kategori yel-yel terbaik. Ketiga pemenangnya yakni Shabriena Nindya, Asti Mupakah, dan Herdiansyah.

“Jadi kami memberikan tugas untuk membuat tik tok kategori yel-yel. Total ada 647 yang membuat video tik tok,” ucapnya.

Dianne menjelaskan, kegiatan WEBF 2021 sangat penting diikuti mahasiswa baru sebagai pengenalan berbagai wadah atau strategi bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri, mempersiapkan masa depan, membangun portofolio, membangkitkan semangat kompetisi serta membantu mahasiswa menemukan talenta dibidang akademik maupun non akademik.

“WEBF juga memberikan ruang kepada Mahasiswa/i baru FEB Unpak untuk bersosialisasi sekaligus beradaptasi dengan lingkungan FEB Unpak,” jelasnya.

“Serta menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas serta motivasi mahasiswa baru agar semangat untuk menjalani perkuliahan di masa pandemi Covid-19,” tukasnya.

Sebelumnya, Kelembagaan Mahasiswa FEB Unpak mengadakan kegiatan yang bernama Welcome to Economic and Business Faculty (WEBF) 2021. Bertajuk “Future Leader Fest of Generation Z”.

WEBF yang dilakukan selama dua hari sedcara daring itu juga merupakan program pengenalan sistem pendidikan tinggi (P2SPT) yang tentu saja penting untuk dilakukan sebagai awal agar Mahasiswa/i baru dapat memahami dan mengetahui berbagai hal mengenai dunia perkuliahan di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpak Hendro Sasongko membuka langsung kegiatan WEBF 2021. Ia menyampaikan, kurikulum Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpak mengacu pada Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), sehingga materi yang nanti diberikan sudah mengakomodasi materi yang digagas pemerintah pusat.

“Jika kita lihat kurikulum tak hanya di dalam kelas, kita bisa melakukan pendampingan, riset, memiliki kebijakan membangun ekonomi wilayah. Pilarnya adalah Bumdes, dan UMKM menjadi salah satu kebijakan utama,” kata Hendro, saat membuka WEBF, akhir pekan kemarin.

“Mazhab-nya mendorong mahasiswa menjadi wiraswasta yang baik dan tangguh,” kata dia.

Selama mengenyam pendidikan, kata dia, mahasiswa juga akan didorong agar memiliki daya analisis yang kuat, dan kemampuan problem solving atau pemecahan masalah, memiliki kemampuang mengelola data base, dan sebagainya secara baik.

“Akan bisa tangguh jika memiliki daya analisis yang kuat, kemampuan pemecahan masalah, dan memiliki komunikasi, negosiasi yang baik, kolaborasi yang baik. Dan itu menjadi perhatian kita,” tegasnya.

Hendro meminta agar berkarya dan belajar dengan baik, dirinya menginginkan anak didiknya memiliki talenta, serta bakat yang dapat disalurkan baik melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Badan Legislatif Mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Manajemen, Himpunan Mahasiswa Akutansi.

“Silahkan salurkan bakat kalian, dan saya minta kepada pengurus himpunan, adik-adiknya tolong bina bukan di pelonco,” imbuhnya. (ded)