25 radar bogor

Jalani Hari Pertama PTM, Begini Cerita Pelajar SMP di Bogor

Naura, salah satu pelajar SMP asal Ciomas bersiap melakukan PTM Senin (6/9/2021). ARIFAL/RADAR BOGOR

CIOMAS-RADAR BOGOR, Naura Fadhilah Islami nampak tak sabar. Masuk sekolah bertemu dengan guru dan teman-temannya.

Senin (6/9/2021) ia nampak bersemangat. Wajahnya terlihat sumringah. Lengkap dengan seragam putih biru, Naura bersiap menuju sekolah.

Tidak ketinggalan masker medis menutupi mulut dan hidungnya. Pun dengan hand sanitizer, Naura letakkan di saku seragam.

Pagi itu, sekitar pukul 09.00WIB, Naura mulai melangkahkan kaki dari rumahnya di Kecamatan Ciomas. Ia berangkat ke sekolah diantar oleh ibunya.

Perjalanan dari rumah ke sekolah ia tempuh sekitar 15 menit. dengan menggunakan kendaraan roda dua.

Setibanya di sekolah, ia langsung berpamitan pada ibunya. Mencium tangan ibunya dan mulai memasuki sekolah.

Saat memasuki gerbang sekolah, Naura tidak langsung masuk. Ada petugas didepan gerbang yang mengecek suhu badan Naura dengan termogan.

Tidak lupa, Naura mencuci tangan dengan sabun di tempat yang disediakan sekolah.

Selepas itu, Naura dan para siswa lainya mulai memasuki ruang kelas. Di dalam kelas, jarak antara satu siswa dengan siswa lainya diatur sedemikian rupa. Naura duduk di barusan tengah. Jarak antara ia dan siswa lain sekitar satu meter. Satu bangku, satu meter.

Pelajaran Tatap Muka (PTM) perdana pun dimulai. Naura dan siswa lainya mulai kembali merasakan suasana belajar tatap muka yang sudah lama terhenti akibat Pandemi.

Bahkan Sejak Minggu (5/9/2021) malam Naura sudah tidak sabar nanti hari pertama masuk sekolah ini. Siswi kelas 7 SMPN 2 Dramaga itu sudah menyiapkan seragam dan peralatan sekolah miliknya. Termasuk alat prokes yang harus ia bawa. Mulai dari masker juga hand sanitizer.

“Iya, sudah rindu sekali belajar di kelas bersama teman dan guru,” tutur Naura saat kepada Radar Bogor Senin (2/8/2021).

Naura pun menjadi satu-satunya siswi di kelas 7-1 SMPN 2 Dramaga yang sudah dua kali menjalani vaksinasi. “Iya sudah dua kali di Rumah Sakit Salak,” tuturnya.

Naura berharap semoga PTM ini bisa berjalan lancar. Tidak ada siswa atau guru yang terpapar. Sehingga PTM bisa terus dilakukan.

Sementara itu orang tua Naura, Edi Rasbani mengaku senang dengan dimulainya PTM. Iapun mengaku tidak khawatir anaknya mengikuti PTM, lantaran sudah menerima vaksin.

“Alhamdulilah anak saya sudah selesai di vaksin. Tidak begitu khawatir. Apalagi prokes dilakukan dengan disiplin,” tuturnya.

Iapun berharap PTM ini berjalan lancar, sehingga anak-anak kembali bisa sekolah dan bisa mendapatkan bimbingan langsung di sekolah.

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Dramaga Rahmat Padillah mengatakan, PTM di sekolahnya diberlakukan pembatasan siswa. Yakni hanya 50 persen.

“Jadi kita bagi dua. Minggu pertama nomor absen siswa tiap kelas 1-20. Minggu depan nomor absen 20-40,” katanya kepada Radar Bogor Senin (6/9/2021).

Adapun untuk 50 persen siswa yang hari ini tidak melakukan PTM, tetap melakukan belajar melalui PJJ (pelajaran jarak jauh). “Untuk waktu belajarnya dibatasi, hanya tiga jam,” tukasnya. (all)