Telkomsel Luncurkan Envion, Solusi IoT Berbasis Kecerdasan Buatan

Envion, layanan baru Telkomsel untuk segmen B2B yang menawarkan teknologi otomasi berbasis AI. (Istimewa)
Envion, layanan baru Telkomsel untuk segmen B2B yang menawarkan teknologi otomasi berbasis AI. (Istimewa)

RADAR BOGOR, Telkomsel terus berinovasi di lini usaha lainnya. Buat konsumen Business to Business (B2B), operator seluler (opsel) pelat merah itu kini meluncurkan layanan baru bernama Envion.

Envion adalah layanan berupa solusi untuk konsumen B2B yang membutuhkan solusi otomasi perusahaan. Menariknya, Envion diklaim membawa teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Inteligence (AI) untuk berbagai keperluan pengguna mereka.

Hadirnya layanan baru ini diklaim sebagai upaya Telkomsel membantu meningkatkan daya saing industri dan membangun ekosistem Industri 4.0 di tanah air. Sebagai informasi juga, solusi Internet of Things (IoT) Envion merupakan akronim dari Energy Visibility Solution.

universitas-ibn-khaldun-uika-bogor

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam menyampaikan, produk solusi ini akan bermanfaat untuk otomasi dan optimasi sistem manajemen energi bagi segmen korporasi. Telkomsel IoT Envion n bahkan disebut dapat memberikan peringatan serta memiliki fungsi sistem mitigasi sehingga konsumsi energi tetap dapat dioptimalkan oleh perusahaan apabila terjadi kerusakan pada genset atau cadangan baterai.

“Pemerintah kini kian aktif mengakselerasi transformasi menuju Industri 4.0. Oleh karena itu, layanan Telkomsel IoT Envion diharapkan bisa menjadi solusi digital masa depan terbaru bagi perusahaan yang memiliki ketergantungan akan pasokan listrik sebagai sumber energi,” ungkap Hendri di acara daring pada Kamis (12/8).

Peluncuran Telkomsel IoT Envion ditandai juga dengan dilakukannya penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Telkomsel dengan Telkominfra yang akan menggunakan solusi Telkomsel IoT Envion untuk kebutuhan dukungan Data Center perusahaan.

Telkomsel IoT Envion dilengkapi dengan fitur unggulan yang secara otomatis dapat memantau konsumsi energi. Untuk tahap awal, implementasi layanan solusi Telkomsel IoT Envion akan mendukung Telkominfra dalam mengoptimalkan teknologi digital serta akses konektivitas terdepan dengan mendorong pemanfaatan energi yang tepat guna.

“Terobosan ini sekaligus melengkapi portfolio Telkomsel IoT dalam mendorong otomasi yang menyeluruh di sektor industri secara berkelanjutan,” lanjut Hendri.

Direktur Utama Telkom Infra Bastian Sembiring dalam kesempatan yang sama mengungkapkan, Telkominfra sebagai Engineering Service Company yang telah banyak melayani kebutuhan operasional berbagai operator di Indonesia dengan lokasi site yang tersebar di seluruh Indonesia menyambut baik inovasi bisnis Telkomsel IoT Envion.

“Kolaborasi ini telah membawa manfaat serta keuntungan bagi kami dari segi teknologi dan pemanfaatan energi yang tepat guna. Sejauh ini Telkominfra menggunakan product Telkomsel IoT Envion untuk mendukung operasional project Power Solution dan Infra Network Services dengan hasil yang cukup baik,” ucapnya.

Dalam pemanfaatan solusi Telkomsel IoT Envion untuk operasional Telkominfra sendiri, Telkomsel menghadirkan Battery Monitoring System (BMS) untuk mendukung kebutuhan Data Center Telkominfra yang keberlangsungannya sangat bergantung pada ketersediaan dan stabilitas energi listrik.

BMS merupakan sistem yang dapat memperlihatkan kondisi cadangan baterai Data Center Telkominfra secara realtime hingga memberikan laporan secara aktual berdasarkan analisis data secara akurat.

Kehadiran BMS diklaim membuat operasional TelkomInfra tak lagi memiliki tantangan operasional yang berarti, berkat dukungan ragam fitur yang akan selalu memberi peringatan dan mengoptimalkan sistem cadangan baterai apabila terdapat gangguan pada sistem tenaga listrik yang mengancam Data Center.

Teknologi IoT Envion juga dapat dimanfaatkan beragam jenis sektor, mulai dari operator telekomunikasi, industrial park dan manufaktur, tower provider, bank, layanan finansial, retail hingga penyedia data center yang sangat bergantung pada pasokan listrik sehingga berpotensi besar mengalami kerugian apabila terjadi insiden pada suplai energi.

Insiden semacam genset atau cadangan baterai yang tak dapat berfungsi baik, potensi pencurian daya, hingga tagihan listrik yang terlalu membebani biaya operasional dikatakan dapat terhindarkan dengan pemanfaatan solusi inovatif dari Telkomsel IoT tersebut.

Editor: Rany P Sinaga

Berita Lainnya