Beranda Bogor Raya Keterisian ICU di Kabupaten Bogor Alami Penurunan

Keterisian ICU di Kabupaten Bogor Alami Penurunan

Ilustrasi. Jane Shalimar dirawat intensif di ICU JMC Buncit Jakarta Selatan. (Istimewa)

CIBINONG-RADAR BOGOR, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, mencatat bahwa jumlah penggunaan ruang perawatan intensif atau ICU mulai mengalami penurunan jika dibandingkan bulan kemarin.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Adang Mulyana mengaku, untuk BOR malah turun dilihat dari laporan secara umum.

“Untuk jumlah BOR TT isolasi solasi 63.77 persen sedangkan BOR ICU 84.71 persen, penurunan ini cukup signifikan dengan seminggu kemarin,” jelasnya.

Ia menjelaskan, tren kondisi ini diharapkan bisa terus berubah karena saat ini jumlah tenaga kesehatan yang terpapar pun cukup banyak.

“Kita juga terus mengejar vaksinasi disamping menekan penyebaran kasua Covid-19, semoga masyarakat pun bisa mematuhi aturan yang diterapkan pemerintah daerah maupun pusat,” jelasnya.

Senada dikatakan, Ketua Satgas Covid-19 Ade Yasin menuturkan, bahwa penurunan tingkat keterisian tempat tidur juga terjadi di dua pusat isolasi pasien COVID-19 milik Pemerintah Daerah

“Seperti di Cibogo saat ini jumlah di wisma Cibogo ada 60 tempat tidur dan sekarang kosong dan untuk yang di kemang ada 84 TT dengan keterisian tinggal 26 orang,” tuturnya. (Abi/pkl2/pkl3)

Laporan Harian Satgas Percepatan Penangan Covid-19 Kabupaten Bogor (31/8).

-Jumlah Tenaga Kesehatan terdampak saat ini : 325
-Jumlah TT isolasi Covid sampai saat ini : 1971 TT
-Jumlah ICU Isolasi Covid saat ini : 157 TT
-Jumlah TT isolasi wisma Cibigo : 60 TT dengan keterisiannya : 0 TT;
-Jumlah TT Isolasi kemang : 84 TT dengan keterisian: 26 TT;
-Jumlah BOR TT Isolasi ; 63.77 %
-Jumlah BOR ICU ; 84.71%

Editor: Rany P Sinaga