Beranda Metropolis Situasi Pandemi, Mantan Ketua Kadin : Kalau Sampai Oktober banyak yang Gulung...

Situasi Pandemi, Mantan Ketua Kadin : Kalau Sampai Oktober banyak yang Gulung Tikar!

Mantan Ketua Kadin Kota Bogor Erik Suganda

BOGOR-RADAR BOGOR, Mantan Ketua Kadin Kota Bogor Erik Suganda menyebut situasi pandemi Covid-19 saat ini sudah sangat mengancam keberlangsungan para pengusaha.

Pembatasan kegiatan masyarakat melalui PPKM Darurat menjadi satu pukulan telak bagi pengusaha, karena seluruh sektor non esensial lumpuh tak beroperasi.

“Kalau begini terus, untuk pengusaha sudah lampu kuning, sekarang pengusaha ini sudah SOS,” kata Erik usai meninjau Aksi Bertajuk Makanan untuk Warga Isoman di Kecamatan Bogor Selatan, Jumat (30/7/2021).

Disisi lain, pengusaha dilema karena tidak dapat memaksakan pemerintah untuk melonggarkan sektor usaha yang saat ini masih dibatasi.

Karena, sangat berkaitan dengan upaya pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19 yang saat ini kasus lonjakan kasusnya masih tinggi.

Erik mengatakan, saat ini pengusaha Kota Bogor butuh dukungan pemerintah baik keringanan pajak, retribusi dan sebagainya untuk dapat menyelamatkan perusahaanya. Terutama sektor yang memiliki kontribusi besar dalam retribusi, dan pajak untuk Pemkot Bogor.

Menurut pria yang kini sebagai Dewan Pertimbangan Kadin itu menilai jika kondisi yang tak menentu saat ini berlangsung hingga Agustus maka akan banyak pengusaha yang gulung tikar.

“Kita lihat sekarang sudah bulan Agustus, saya sangat khawatir pengusaha sudah dalam tahap kritis, perkiraan kalau sampai Oktober banyak yang gulung tikar,” kata Erik.

“Jika kuartal tiga belum normal saya khawatir angka PHK akan tinggi. Karena, pandemi situasi yang paling kita takutkan adalah PHK massal. Karena pengusaha sudah tidak dapat menahan lagi, kalau PHK massal ya sudah terjadi krisis,” ucapnya.

Disatu sisi, agar dapat melakukan pembangunan, pemerintah juga butuh pemasukan dari sektor pajak dan sebagainya.

“Situasi berat. Pengusaha sekarang yang penting bisa bertahan hidup dulu, sisa cadangan yang ada kalau sampai Oktober ini lewat bisa kolaps,” tukasnya.

Reporter: Dede
Editor: Rany P Sinaga