Beranda Metropolis Sedekah Subuh, NBS Borong Jualan Pedagang Pasar Dewi Sartika

Sedekah Subuh, NBS Borong Jualan Pedagang Pasar Dewi Sartika

Tim NBS Skincare memborong dagangan Budi di Pasar Dwi Sartika, Kota Bogor. Imam/Radar Bogor

BOGOR-RADAR BOGOR, Budi tak tahu hendak berkata apa lagi. Dagangannya ludes hanya dalam waktu beberapa menit di Pasar Dewi Sartika, Jumat (30/7).

Jualannya berupa makanan seperti ketupat dan tahu langsung diborong habis tim NBS Skincare. Ia nyaris tak percaya, bisa pulang lebih awal setelah menggelar dagangannya sejak subuh. “Alhamdulillah, senang banget,” ujarnya sumringah.

Lelaki beranak dua itu bahkan sampai gemetaran menghitung total jualan itu. Baru kali ini ada pembeli yang melariskan semua jualannya dalam hitungan menit.

Keberuntungan itu tak hanya dialami Budi. Belasan pedagang lainnya juga mendapatkan rejeki nomplok. Jualan apapun langsung diborong habis rombongan dari produk kecantikan asli Kota Bogor tersebut. Mulai dari makanan, kudapan, sayur-mayur, dagangan asongan, hingga perlengkapan dapur.

Owner NBS Skincare, Noni Ayi mengakui, aksi sosial itu sebagai bentuk kepedulian menyikapi kesulitan pedagang selama PPKM diberlakukan. Ia menyadari, para pedagang di pasar itu terkena imbas penutupan pasar.

Kegiatan mingguan mereka yang berlabel Sedekah Subuh, sekaligus diarahkan untuk membantu para pedagang atau UMKM itu. Para stockist dianjurkan untuk menyisihkan sebagian keuntungannya untuk warga yang membutuhkan.

“Kita biaanya ngejarnya sedekah subuh, ini kan Jumat. Saya memang sama teman-teman stockist (NBS Skincare) udah dari lama melakukan kegiatan seperti ini setipa Jumat. Cuma karena aoni memang momennya juga pas PPKM, kita bantu orang-orang yang terdampak,” terangnya kepada Radar Bogor, usai berkeliling bersama timnya.

Noni bersama beberapa stockist berjalan menyisir area pasar itu dari arah Jalan Sawojajar, pagi-pagi. Beberapa pedagang di pinggir jalan langsung dihampiri. Dagangannya diborong sampai habis.

Aksi itu berlangsung hingga di depan Plaza Dewi Sartika. Hasilnya? Satu mobil pikap berisi penuh tumpukan barang-barang borongan dari tim NBS.

“Hasilnya nanti kita bagi-bagi lagi per kantong. Kita bagikan lagi ke orang-orang yang terdampak pandemi dan orang-orang isoman,” pungkasnya. (mam)

Editor: Alpin