Beranda Bogor Raya Mahasiswa KKN IPB University Dorong Pengembangan Wisata di Desa Ciasihan

Mahasiswa KKN IPB University Dorong Pengembangan Wisata di Desa Ciasihan

Mahasiswa KKN IPB University Dorong Pengembangan Wisata di Desa Ciasihan, Pamijahan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Septi/Radar Bogor

PAMIJAHAN-RADAR BOGOR, Dengan beragam wisata alam yang ada, Desa Ciasihan, rupanya menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Bogor. Meski demikian, butuh penataan lebih lanjut guna pengembangan sektor pariwisata di salah satu desa di Pamijahan tersebut.

Pada Rabu (28/7/2021), Mahasiswa KKN dari IPB University memberikan pemaparan hasil pemetaan objek wisata di Desa Ciasihan kepada para pelaku pariwisata dan juga pemerintah desa setempat.

Ketua KNN Bogorkab 91 IPB University Rahmadan Chairul Huda menuturkan, Desa Ciasihan diakui memiliki potensi wisata alam yang melimpah. Selain dikelilingi perbukitan, banyak juga ditemukan air terjun alami yang dapat mengundang wisatawan. “Namun pengelolaannya masih dilakukan perorangan, tak jarang keterlibatan oknum membuat wisata di sini tak berjalan maksimal,” ungkapnya kepada wartawan.

Selain itu, kata Rahma, akses jalan yang belum memadai juga menjadi faktor terhambatnya pengembangan wisata di kawasan tersebut. Untuk itu, dirinya bersama tim KKN yang lain memberikan masukan kepada para pelaku pariwisata dan Pemdes Ciasihan untuk bagaimana dapat mengelola sektor pariwisata menjadi lebih tertata.

“Seperti membuat blok – blok objek wisata di mana dalam setiap blok dikelola oleh satu lembaga yang berbadan hukum,” jelas mahasiswa jurusan pertanian itu.

Di samping itu juga, lanjut Rahma, pemdes didorong untuk mendata ulang semua objek wisata sesuai kategori secara digital di website khusus Desa Ciasihan. “Di sisa waktu KKN ini kami akan bantu untuk melakukan pendataan secara digital yang nantinya dapat diakses oleh umum,” tutur Rahma.

Sementara itu, Kepala Desa Ciasihan Lilih N menyatakan membuka diri bagi siapapun yang ingin berkontribusi terhadap pengembangan wisata di desanya termasuk mahasiswa.

Apalagi, selama ini pihaknya mengaku tidak terlibat dalam pengelolaan objek wisata yang ada di Desa Ciasihan. “Selama ini warga sendiri yang mengelola, saya persilahkan kalau itu memang untuk perekonomian warga,” terang Lilih.

Tak dipungkiri, Lilih memiliki rencana mengembangkan sektor pariwisata yang dimulai dengan penataan akses jalan. Saat ini pun pihaknya tengah memperbaiki jalan akses wisata menggunakan anggaran Satu Miliar Satu Desa (Samisade), program unggulan Bupati Bogor Ade Yasin. “Ke depan juga kami akan coba bagaimana objek wisata dikelola oleh badan hukum yang jelas,” tandasnya.(cok/mg4/mg5)

Editor: Alpin