Beranda Bogor Raya Diduga Bakal Adakan Balap Liar, Sejumlah Remaja Diamankan di Jalan Raya Bomang

Diduga Bakal Adakan Balap Liar, Sejumlah Remaja Diamankan di Jalan Raya Bomang

Sejumlah remaja diamankan petugas gabungan di Jalan Raya Bomang, karena diduga akan melakukan balapan liar.

TAJURHALANG-RADAR BOGOR, Imbas banyaknya laporan warga perihal Jalan Bojonggede – Kemang (Bomang) yang dijadikan track balap liar, petugas gabungan turun langsung menggelar patroli dan penutupan pintu masuk ke ruas jalan tersebut.

Dipimpin Camat Tajurhalang Fikri Ikhsani, petugas yang terdiri dari Polsek Kemang, Polsek Tajurhalang, Satpol PP dan Dishub Kabupaten Bogor menemukan sejumlah anak usia remaja yang terindikasi akan menggelar balap motor liar.

Puluhan remaja itu langsung diberikan pembinaan dan diminta kembali ke rumah masing-masing. Selain itu, petugas juga menutup jalur utara menggunakan beton pembatas jalan dan memasang palang besi di jalur selatan.

“Hal itu dilakukan karena Jalan Bomang belum diresmikan penggunaannya,” ujar Camat Tajurhalang Fikri Ikhsani di sela-sela kegiatan penutupan kemarin, (28/7/2021).

Menurutnya, selain sebagai antisipasi aksi balap liar yang marak terjadi, penutupan juga dilakukan guna mencegah masuknya kendaraan besar ke jalan tersebut.

Selain penutupan jalan, pihaknya pun telah mengusulkan adanya penambahan portal kecil di sepanjang ruas Jalan Bomang. Fikri memastikan, petugas gabungan akan terus menggelar patroli guna meminimalisir adanya aksi balap liar yang acap kali terjadi.

“Akan lebih diperbanyak giat patroli oleh Polsek dan Koramil, dari Satpol PP Kecamatan dan Kabupaten juga turut memantau setiap harinya,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Tajurhalang Iptu Dwi Yulianto menuturkan, penutupan jalan tersebut imbas dari banyaknya laporan warga mengenai Jalan Bomang yang dijadikan arena balap liar.

Selain itu juga tak jarang, kata Iptu Dwi, jalan tersebut dijadikan tempat berkumpulnya warga sehingga menimbulkan kerumunan. “Penutupan dilakukan untuk mengantisipasi dan mempersempit ruang gerak para pelaku balap liar. Sekaligus juga mencegah terjadinya kerumunan,” tandasnya.(cok)