Beranda Berita Utama Pelamar Sedikit, Pendaftaran Guru PPPK Diperpanjang

Pelamar Sedikit, Pendaftaran Guru PPPK Diperpanjang

Ilustrasi pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah (ALFIAN RIZAL/JAWA POS)

RADAR BOGOR – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) memutuskan kembali memperpanjang pendaftaran rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) 2021.

Perpanjangan ini untuk Papua dan Papua Barat dan khusus formasi guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Pemerintah semula menetapkan batas akhir pendaftaran ASN 2021 dibuka hingga 21 Juli. Kemudian diperpanjang sampai 26 Juli untuk seluruh wilayah Indonesia.

Lalu informasi yang keluar kemarin (27/7) menyebutkan pendaftaran ASN diperpanjang sampai 31 Juli. Perpanjangan ini khusus untuk wilayah Papua dan Papua Barat. Serta untuk formasi guru PPPK saja.

Dalam surat resmi yang beredar, Sekretaris kementerian pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi (KemenPANRB) Dwi Wahyu Atmaji meminta agar Badan Kepegawaian Negara (BKN)melakukan perpanjangan proses pendaftaran untuk formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru.

Khususnya, untuk wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat. Perpanjangan ini dilakukan sampai 31 Juli 2021.

”Dalam rangka mengoptimalkan pelamar bagi putra-putri Papua dan Papua Barat,” ujarnya.

Perpanjangan ini pun dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah hal. Pertama, surat Gubernur Papua Barat kepada Menteri PANRB nomor: 810/1437/GPB/2021 pada 23 Juli 2021 lalu.

Dalam surat tersebut, Gubernur meminta ada kebijakan terhadap pelaksanaan pengadaan PPPK Formasi Guru Tahun 2021 di Provinsi/Kabupaten/Kota se-wilayah Provinsi Papua Barat.

Kemudian, adanya keterlambatan pembukaan pendaftaran guru PPPK di wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat. Lalu, jumlah pelamar yang masih sedikit dan kendala akses jaringan dalam proses pendaftaran Guru PPPK.

”Sehubungan dengan hal tersebut dan berdasarkan rekomendasi rapat Panselnas tanggal 25 Juli 2021, kami sampaikan agar BKN melakukan perpanjangan,” ungkapnya.

Hal ini diamini oleh Plt Kepala BKN Bima Haria Wibisana. Dia menegaskan, bahwa perpanjangan hanya untuk wilayah Papua dan Papua Barat saja. ”Hanya untuk PPPK Guru saja,” ujarnya, kemarin (27/7).

Plt Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerjasama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono menambahkan, pengumuman perpanjangan pendaftaran itu disampaikan resmi oleh Kementerian PAN.

Dia menjelaskan surat dari Kementerian PAN-RB tersebut tertanggal 26 Juli. ’’Surat resmi sudah dikeluarkan,’’ katanya kemarin (27/7). Paryono berharap perpanjangan waktu ini bisa dimanfaatkan masyarakat sebaik-baiknya.

Dia lantas mengatakan bahwa secara berkala BKN selalu mengupdate jumlah pendaftar ASN 2021. Baik itu untuk formasi CPNS maupun PPPK.

Data terbaru per 27 Juli pukul 17.31 WIB menyebutkan jumlah pendaftar yang mengisi formuli ada 4.543.158 orang. Kemudian pendaftar yang sudah submit pendaftaran ada 4.030.182 orang. Jumlah ini sejatinya jauh dibawah target pemerintah.

Sebelumnya, BKN memperkirakan bakal ada sekitar 5 juta orang pelamar. Diduga, hal ini disebabkan pemberlakukan PPKM darurat yang akhirnya membatasi ruang gerak orang dalam penyiapan berkas.

Dari data 20 instansi dengan pendaftar terkecil, banyak yang berasal dari Provinsi Papua dan Papua Barat. Misalnya di Pemkab Puncak Jaya baru ada tiga pelamar. Lalu di Pemkab Pegunungan Bintang ada tujuh pendaftar. Kemudian di Pemkab Mamberamo Raya ada 12 pendaftar.

Sementara itu pendaftar terbanyak ada di Kemenkum HAM sebanyak 627.144 orang, Kementerian Perhubungan 140.659 pendaftar, Kemendikbudristek 136.414 pendaftar, dan Kementerian Agama 117.556 orang.

Sekjen Kementerian Agama (Kemenag) Nizar menyambut baik jumlah pendaftar yang lebih dari 100 ribu orang itu. ’’Alhamdulillah proses pendaftaran seleksi CASN Kemenag 2021 telah selesai,’’ katanya.

Dia mengatakan sebanyak 102 ribu lebih pelamar untuk formasi CPNS. Sisanya sembilan ribuan orang mendaftar untuk formasi PPPK. Dia mengatakan tahun ini Kemenag membuka 10.819 formasi calon ASN. Perinciannya adalah 1.361 formasi CPNS dan 9.458 formasi PPPK.

Dia menjelaskan formasi untuk PPPK khususnya bagi eks tenaga honorer kategori dua yang sudah terdaftar namanya di BKN. Dia mengatakan peminat CPNS di Kemenag cukup tinggi.

Dari kuota CPNS 1.361 formasi pelamarnya lebih dari 102 ribu orang. Sehingga tingkat persaingannya 1:100 orang. (wan/mia)