Beranda Berita Utama Pemerintah Bangun Isolasi Terpusat Tiap Daerah, Pasien Tinggal Bawa Rapid Antigen

Pemerintah Bangun Isolasi Terpusat Tiap Daerah, Pasien Tinggal Bawa Rapid Antigen

ILUSTRASI : Suasana Rumah Sakit Darurat Covid19 di Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. beberapa waktu lalu. Pemkab Bogor meminta penambahan kamar isolasi seiring melonjaknya kasus Covid-19. Foto: Hendi/Radar Bogor

RADAR BOGOR – Pemerintah bersama instansi pelat merah maupun swasta membangun isolasi terpusat di setiap daerah. Fasilitas kesehatan itu disediakan untuk menambah kapasitas tempat isolasi bagi pasien Covid-19.

Kepala BNPB, Letjen TNI Ganip Warsito menyatakan, isolasi terpusat dikelola oleh pemerintah daerah maupun Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Nasional.

Di Jakarta, kata Ganip, sudah ada Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Rumah Susun (Rusun) Nagrak, dan Rusun Pasar Rumput.

”Untuk tiga (fasilitas) isolasi terpusat yang saya sampaikan itu bisa menampung sepuluh ribu (pasien) dan saat ini huniannya sangat kecil,” terang dia. Untuk bisa mendapat pelayanan di fasilitas tersebut, dia memastikan tidak ada syarat yang ruwet.

Masyarakat tinggal melapor kepada petugas dengan membawa hasil rapid test antigen yang menyatakan mereka positif Covid-19.

Setelah itu, petugas akan langsung membantu mereka untuk melaksanakan isolasi. ”Kalau dulu kan harus PCR, kalau sekarang cukup dengan rapid (test) antigen sudah bisa dirujuk ke tempat-tempat isolasi tersebut,” imbuhnya.

 

Dengan ketersediaan fasilitas isolasi terpusat itu, Ganip menyatakan bahwa masyarakat tidak perlu ragu atau takut diisolasi di fasilitas-fasilitas tersebut.

Mereka akan dirawat oleh tenaga kesehatan yang andal sampai kembali pulih. Selain fasilitas isolasi terpusat, di Jakarta juga ada fasilitas isolasi lain yang dikelola pemerintah daerah. Itu juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

 

Tidak hanya di Jakarta, Ganip memastikan fasilitas isolasi terpusat juga ada di luar Jakarta. Bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dia sudah meninjau beberapa fasilitas isolasi terpusat di luar Jakarta.

”Di Bandung, Depok, di Kota Tangerang, semua sudah siap dengan isolasi terpusat yang siap menampung masyarakat yang terpapar dengan kondisi tanpa gejala dan bergejala ringan,” beber dia.

 

Di Jawa Tengah, Ganip menambahkan, dirinya bersama Hadi sudah melihat langsung fasilitas isolasi terpusat di Solo dan Semarang. Kemudian di Jogjakarta juga dipastikan fasilitas serupa sudah tersedia.

”Di Asrama UGM, UNY, dan asrama yang dimiliki oleh (Kementerian) PUPR,” jelasnya. Semua fasilitas itu bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

 

Fasilitas-fasilitas itu, lanjut Ganip, tidak hanya diperkuat tenaga medis andal, melainkan juga mendapat suplai obat-obatan yang dibutuhkan para pasien.

”Dan (ada) kegiatan-kegiatan treatment yang bisa meningkatkan pemulihan kondisi kita dari terpapar menjadi negatif,” jelas jenderal bintang tiga dari Angkatan Darat tersebut.

Panglima TNI menambahkan, pemerintah bersama instansi lain menyediakan isolasi terpusat agar pasien Covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan mendapat layanan kesehatan yang baik.

Dengan begitu, mereka bisa segera pulih. ”Isolasi terpusat itu bertujuan untuk menampung pasien Covid-19 dan memberikan pelayanan terbaik,” tegas Hadi. (syn/)