Beranda Metropolis Dua Hari Penerapan Ganjil Genap di Kota Bogor, 13.140 Kendaraan Dipaksa Putar...

Dua Hari Penerapan Ganjil Genap di Kota Bogor, 13.140 Kendaraan Dipaksa Putar Balik

Sistem ganjil genap diberlakukan di Kota Bogor. Dede/Radar Bogor

BOGOR-RADAR BOGOR, Ribuan kendaraan terpaksa diputar balik karena melanggar aturan ganjil genap di Kota Bogor. Polresta Bogor Kota mencatat ada sebanyak 13.140 kendaraan yang diputar balik sejak Jumat hingga Sabtu (23-24/7/2021).

Adapun rincian kendaraan yang dipaksa putar balik arah kendaraannya terdiri dari, pada pelaksanaan giat ganjil genap Jumat (23/7), petugas memutarbalikan 2.082 kendaraan roda dua dan 3.076 kendaraan roda empat.

Sedangkan, pada Sabtu (24/7), petugas memutarbalikan 2.909 kendaraan roda dua dan 5.073 kendaraan roda empat. “Total ada 13.140 kendaraan yang kami putarbalikan karena tidak sesuai dengan ganjil genap,” kata Waka Polresta Bogor Kota, AKBP Ferdy Irawan, Minggu (25/7/2021).

“Puluhan ribu kendaraan ini diputarbalikan petugas dari 17 titik check point yang ada di wilayah Kota Bogor,” sambungnya.

Kendati demikian, menurutnya, tidak semua kendaraan yang tidak sesuai dengan program ganjil genap diputarbalikan petugas. Ada beberapa jenis kendaraan yang diizinkan melintas, meski angka terakhir plat nomor kendaraan tersebut tidak sesuai dengan tanggal pelaksanaan program ganjil genap.

Diantaranya, kendaraan yang dikecualikan seperti Damkar, ambulan/mobil jenazah, tenaga kesehatan, kendaraan dinas TNI/Polri, angkutan umum, angkutan online, angkutan logisitik/sembako serta kondisi darurat lainnya.

“Kita juga sudah sosialisasikan kepada masyarakat, kalau tidak ada kepentingan di rumah saja. Tujuannya membatasi mobilitas,” ujarnya.

Untuk diketahui, Satgas Covid-19 Kota Bogor secara resmi menghapus penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang selama ini sudah diterapkan sejak Rabu (7/7).

Kebijakan penyekatan ini akan diganti dengan penerapan program ganjil genap. Diketahui, ibuan kendaraan yang batal masuk ke wilayah Kota Bogor imbas penerapan program ganjil genap yang diberlakukan Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor sejak Jumat hingga Minggu (23-25/7).

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan bahwa dari hasil evaluasi penerapan ganjil genap cukup efektif.

“Terkait ganjil genap sejak kemarin terpantau hasil evaluasi Kota Bogor lenggang, ada sekitar 2000 kendaraan roda empat dan 3000 kendaraan roda dua kami putar balikan,” ujarnya.

Susatyo mengatakan penerapan ganjil genap dilakukan karena Kota Bogor berada ditingkat penyebaran Covid-19 zona merah dan tingkat mobilitas xona hitam.

“Dengan ganjil genap kami berharap pada hari ini dan minggu akan berdampak pada penurunan mobikitas yang signifikan,” katanya.

Sehingga dengan adanya ganjil genap ini kata Susatyo masyarakatbyang telah meberima bantuan bisa berbelanja secara bergantian agar tidak terjadi penumpukan di tempat tempat pusat kebutuhan bahan pokok.(ded)

Editor: Alpin