Beranda Ekonomi PLN Perpanjang Diskon Listrik Hingga Akhir Tahun 2021

PLN Perpanjang Diskon Listrik Hingga Akhir Tahun 2021

PLN Perpanjang Diskon Listrik Hingga Akhir Tahun 2021

BOGOR-RADAR BOGOR, Pemerintah telah memutuskan untuk memperpanjang pemberian Stimulus Listrik hingga Desember 2021.

PT PLN (Persero) selaku BUMN yang melaksanakan penugasan dari pemerintah dibidang penyediaan ketenagalistrikan di Indonesia siap untuk melaksanakan program dari pemerintah, terutama pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Dalam webinar Ruang Energi, bertajuk “Perpanjangan Stimulus Listrik dari Pemerintah pada masa PPKM” Kamis, (22/7) Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN, Bob Saril menegaskan memperpanjang stimulus berupa diskon listrik bagi masyarakat kecil, industri, bisnis, dan sosial hingga Desember 2021.

Langkah ini untuk menjalankan keputusan pemerintah.

Bob Saril menjamin pihaknya akan mengeksekusi program perpanjangan stimulus bagi pelanggan rumah tangga hingga industri sebagai bentuk perlindungan sosial yang diberikan pemerintah kepada masyarakat di masa PPKM Darurat.

PLN pun berharap, perpanjangan stimulus diskon listrik dapat mendorong masyarakat dan pelaku usaha tetap produktif, serta meningkatkan daya beli masyarakat di tengah Pandemi Covid-19.

“Dan kami selalu mendukung dengan menjalankan keputusan pemerintah untuk memberikan stimulus listrik bagi masyarakat kecil, dan pelaku usaha yang terdampak Covid-19,” jelas Bob Saril.

Bob menjelaskan, metode penyaluran stimulus listrik tidak berubah dari kuartal III 2021, sehingga PLN optimistis penyalurannya akan berjalan lancar.

Berdasarkan surat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, stimulus listrik yang diberikan hingga Desember 2021, besarannya adalah sebagai berikut:

Pertama, pelanggan golongan rumah tangga daya 450 Volt Ampere, bisnis kecil daya 450 VA dan industri kecil daya 450 VA diberikan diskon tarif listrik sebesar 50 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

Kedua, pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi diberikan diskon sebesar tarif listrik 25 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

Ketiga pembebasan biaya beban atau abonemen, serta pembebasan ketentuan rekening minimum listrik sebesar 50 persen bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial.

Diskon akan diberikan secara langsung kepada pelanggan. Bagi pelanggan pascabayar, diskon diberikan dengan langsung memotong tagihan rekening listrik pelanggan.

Sementara itu, untuk pelanggan prabayar, diskon tarif listrik diberikan saat pembelian token listrik.

“Untuk pelanggan prabayar daya 450 VA, tidak perlu lagi mengakses token, baik di website maupun layanan Whatsapp Stimulus akan langsung di dapat saat membeli token listrik,” tambah Bob.

Khusus untuk pembebasan biaya beban, abonemen, dan pembebasan ketentuan rekening minimum, pemberian stimulus akan diberikan secara otomatis dengan memotong tagihan rekening listrik konsumen sosial, bisnis dan industri.

Potongan sebesar 50 persen hanya diberikan untuk biaya beban atau abonemen dan biaya pemakaian rekening minimum.

Dalam memberikan layanan kepada pelanggan terkait stimulus, PLN juga membuka saluran pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh melalui Playstore atau AppStore.

Reporter: Dede
Editor: Rany P Sinaga