Beranda Metropolis Parah, ODGJ Covid-19 Sampai Jebol Ruang Perawatan

Parah, ODGJ Covid-19 Sampai Jebol Ruang Perawatan

Ilustrasi. S DR H MARZOEKI MAHDI BOGOR (dok.rrsmmbogor.com)

BOGOR-RADAR BOGOR, Lonjakan pasien Covid-19 tak hanya menyasar masyarakat umum. Pasien-pasien dari Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) pun mengalami peningkatan.

Pasien Covid-19 ODGJ mendapatkan penanganan khusus di RS Jiwa Marzoeki Mahdi (RSJMM). Itu lantaran RS tersebut menjadi pilihan utama bagi pasien-pasien ODGJ, karena membutuhkan treatment yang berbeda dibanding pasien umum.

Kasubag Hukormas RSJMM, Prahardian Priatama mengakui, jumlahnya mengalami peningkatan cukup signifikan. Alhasil, ruang perawatan yang disediakan pun tak mampu menampung semua pasien ODGJ itu.

Pasien-pasien ODGJ yang positif Covid-19 itu sempat dirawat bersama pasien Covid-19 umum. Meski terpisah dalam ruangan khusus dalam satu gedung, mereka tak jarang menimbulkan ketakutan. Bahkan, pasien ODGJ itu sempat menjebol ruangannya sendiri.

“Penanganan khusus, kemarin kan kita jebol. Teralis jebol,” ujarnya kepada Radar Bogor, Jumat (16/7).

Hal itu membuat pihak RSJMM kelabakan. Bertambahnya pasien-pasien ODGJ mendesak ruang rawat yang baru. Sebelumnya, RSJMM telah mempersiapkan 32 tempat tidur khusus untuk pasien Covid-19 ODGJ.

“Akhirnya kita pindahin lagi. Kemarin banyak pindah-pindahin juga kita itu gara-gara kayak gitu (permasalahan ODGJ),” jelasnya.

Beruntung, tenaga kesehatan (nakes) di RSJMM sudah kembali bekerja dan menangani para ODGJ tersebut. Nakes yang sempat terpapar dan isolasi mandiri sudah dinyatakan pulih. Sedikit demi sedikit, pelayanan RSJMM mulai bisa berjalan stabil.

Reporter: Imam
Editor: Rany P Sinaga