25 radar bogor

Minim Faskes, Warga Cibungbulang Buat Rumah Jadi Posyandu

Warga Kampung Nagrak RT 02/05, Desa Cijujung, Kecamatan Cibungbulang jadikan rumahnya sebagai tempat pelayanan kesehatan. Septi/Radar Bogor
Warga Kampung Nagrak RT 02/05, Desa Cijujung, Kecamatan Cibungbulang jadikan rumahnya sebagai tempat pelayanan kesehatan. Septi/Radar Bogor

CIBUNGBULANG-RADAR BOGOR, Tidaknya adanya posyandu, warga Kampung Nagrak RT 02/05, Desa Cijujung, Kecamatan Cibungbulang jadikan rumahnya sebagai tempat pelayanan kesehatan. Dinamakan Posyandu Melati V, rumah tersebut rutin memantau kesehatan balita dan ibu hamil.

Sayu Hadiyanti, bersama bidan desa dan para kader posyandu yang lain mulai melakukan kegiatan di rumahnya sejak 2018 lalu, setelah gedung posyandu lama tak layak dan akhirnya diratakan tanah.

“Waktu itu dijanjikan pembangunan gedung baru, karena sudah tidak layak akhirnya dirobohkan, tapi sampai saat ini belum dibangunkan,” ujarnya usai melakukan pemantauan kesehatan pada Kamis, (17/7/2021).

Alhasil, kata Yanti, kegiatan posyandu dialihkan ke rumahnya. Kendati demikian, tidak adanya gedung posyandu tak mengurungkan niatnya untuk terus berbuat terutama memantau kesehatan warga sejak 20 tahun yang lalu.

Dengan alat seadanya seperti timbangan, alas karpet dan buku panduan, para kader rutin memantau kesehatan balita yang saat ini berjumlah 81 dengan 13 ibu hamil di RW 05.

Selama ini, lanjut Yanti, untuk kegiatan posyandu dilakukan bermodal sukarela. Meskipun dirinya tak menampik adanya bantuan anggaran, namun itu hanya cukup untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita.

Tak jarang, dirinya harus merogoh kocek pribadi untuk mendukung jalannya kegiatan posyandu. Yanti meyakini, kesehatan merupakan hal yang penting, apalagi diiringi dengan kesadaran warga untuk terus mengecek kesehatan kandungan dan balitanya. “Hanya saja kami membutuhkan fasilitas dan sarana pendukung yang memadai,” keluh Ketua Posyandu Melati V itu.

Sementara itu, Tokoh masyarakat setempat Ace Sumanta mendukung kegiatan posyandu di rumahnya tersebut. Suami dari Yanti ini bahkan rela dibangunkan gedung baru di halaman rumahnya seluas 90 meter persegi.

Menurutnya, posyandu merupakan hal yang penting dan yang paling mengetahui kesehatan warga setempat. Perlu, kata Budayawan Bogor Barat tersebut, perhatian serius pemerintah dalam mendukung sarana dan prasarana di posyandu.

“Mungkin bentuk lainnya pun siap bantu untuk kepentingan sosial kemasyarakatan dan kesehatan,” tandasnya.(cok)