Beranda Politik Rudi Harsa Pantau Pemberlakuan PPKM di Kota Bogor

Rudi Harsa Pantau Pemberlakuan PPKM di Kota Bogor

Anggota DPRD Jawa Barat H Rudi Harsa Tanaya tak lelah memantau pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Bogor.

BOGOR—RADAR BOGOR, Anggota DPRD Jawa Barat H Rudi Harsa Tanaya tak lelah memantau pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Bogor. Setelah mendatangi SMK dan SMA di Kota Bogor, wakil rakyat dari PDI Perjuangan ini mengunjungi posko logistik PPKM darurat di gedung wanita.

H Rudi Harsa Tanaya diterima staff Satgas covid 19 Kota Bogor Doni Ardianto. Di Posko ini sejak 4 Juli 2021 ini sudah memberikan bantuan sembilan kebutuhan pokok (Sembako) untuk warga Kota Bogor yang terkena covid dan menjalani isolasi mandiri (Isoman).

‘’Warga Kota Bogor yang menjalani Isoman bisa mendapatkan bantuan ini, asalkan mendata ke keluarahannya masing-masing,’’ kata H Rudi Harsa seraya menunjukkan data yang masuk dari kelurahan di Kota Bogor yang mengajukan bantuan tersebut.

Selain bantuan dari Pemkot Bogor, juga datang dari instansi, lembaga bahkan para donator di Kota Bogor. Sedangkan pengurus Posko ini selain dari Muspida Kota Bogor juga dibantu petugas Satpol PP, BMPD, Polmas, Tagana dan elemen msyarakat lainnya.

Tak heran bila H Rudi Harsa mengapresiasi tim Satgas Covid Kota Bogor, karena dari sisi sarana dan prasarana cukup mumpuni seperti tersedianya ambulan untuk membawa jenazah dan di posko ini mnyediakan tabung oksigen

Menurut keterangan dari staf Posko, Doni Ardianto tabung oksigen di Posko terdapat 100 tabung dan sudah terpakai 80 tabung. Usai dari posko logistik PPKM darurat Kota Bogor, H Rudi Harsa mengunjungi kantor Kecamatan Bogor Barat dan diterima Sekcam Bogor Barat Irman Khaerudin.

Di Kecamatan Bogor Barat ini pelaksanaan PPKM berjalan lancar. Jajaran kecamatan melakukan pemantauan wilayah di Bogor Barat selain Muspika juga dibantu Satpol PP dan Polmas.

Berdasarkan data terakhir yang masuk di kecamatan ini terdapat 800 orang positif covid19. Sedangkan kelurahan yang sangat memprihatinkan karena banyak warganya terkena covid adalah Kelurahan Sindangbarang.

Data laporan tersebut selain dari Puskesmas juga dari kantor kelurahan juga laporan dari rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW). Semakin banyaknya warga yang terkena covid sampai ruangan rumah sakit tidak tertampung atas arahan Walikota Bogor di Kecamatan Bogor Barat akan menyiapkan tempat isolasi mandiri (Isoman) di Kelurahan Situgede yang tempat bekas kantor Kelurahan Situgede dan di Kelurahan Curug bertempat di Wisma Hude.

Sedangkan kapasitas masing-masing tempat Isoman adalah 50 orang dan ini sedang disiapkan. Di Curug dari 50 tempat tidur atau bed sudah tersedia 20 bed atas sumbangan donator. Sedangkan di Situgede dari 50 bed baru 10 bed yang pinjam dari Dispora.

“PPKM di Kota Bogor belum efektif. Bila ingin efektif masyarakat memahami maksud dan tujuan pelaksanaan PPKM, maka keterlibatan struktur pemerintahan untuk mensosialisasikan maksud dan tujuan penyelenggaraan PPKM sangat penting dan berguna untuk menghasilkan suatu hasil yang sempurna,’’ kata Rudi Harsa seraya menambahkan pelaksanaan PPKM harus lebih kepada pemahaman masyarakat agar lebih mengerti dan dipahami karena untuk kepentingan banyak orang di masa pandemi ini.

Sebelumnya anggota DPRD Jabar Barat H Rudi Harsa Tanaya meninjau SMKN 2 Kota Bogor menanyakan perihal pemberlakuan PPKM di lingkungan sekolah.

Dalam kunjungan tersebut, H Rudi Harsa melihat penerapan PPKM di SMKN 2 Kota Bogor, seperti pembuatan himbauan banner pemberlakuan PPKM. Usai dari SMKN 2 Kota Bogor menuju Kelurahan Pasirmulya dan diterima Lurah Pasirmulia Hj Yanti Rismayanti. (*/unt)