Beranda Metropolis Hampir Setahun Nakes di Kota Bogor Belum Terima Insentif, Pemkot Bogor Alokasikan...

Hampir Setahun Nakes di Kota Bogor Belum Terima Insentif, Pemkot Bogor Alokasikan Rp4 Miliar

Sekda Syarifah Sofiah
Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah.

BOGOR-RADAR BOGOR, Insentif ratusan tenaga medis yang menangani pasien Covid-19 di Kota Bogor belum dibayarkan pemerintah sejak tahun 2020.

Insentif para nakes yang menangani pasien Covid-19 itu tertahan sejak sembilan bulan terakhir. Teranyar, Pemerintah Kota Bogor akan membayarkan insentif bagi seluruh tenaga kesehatan yang menangani Covid-19 dengan total anggaran sebesar Rp 4 miliar.

“Anggaranya yang dialokasikan Rp4 miliar,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Syarifah Sofiah, belum lama ini.

universitas nusa bangsa bogor

Syarifah mengatakan, keterlambatan pembayaran insentif bagi nakes di Kota Bogor itu lantaran adanya perubahan kebijakan sumber anggaranya.

Mantan Kepala Bappedalitbang Kabupaten Bogor itu menjelaskan, tahun lalu sumber anggaran untuk pembayaran insentif nakes berasal dari bantuan operasional kesehatan Kementerian Kesehatan.

Mulai tahun ini, kata dia, sumber anggaran pembayaran insentif dibebankan pada APBD Kota Bogor. Atas kebijakan itu, Pemkot Bogor menganggarkan Rp 4 miliar untuk pembayaran insentif nakes selama sembilan bulan terakhir.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bogor, Denny Mulyadi mengaku jika Pemkot Bogor sempat melakukan refocusing anggaran yang dialokasikan untuk penanganan Covid-19.

Denny mengaku hasil refocusing APBD yang dilakukan dari beberapa OPD tersebut hampir mencapai Rp90 miliar. “Total Rp89 miliar, hampir Rp90 miliar,” kata Denny.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno membenarkan jika Pemkot Bogor tengah menyiapkan alokasi anggaran bagi insentif nakes yang menangani Covid-19. “Rp 4 miliar, sedang proses sekarang,” ucapnya.

Retno mengaku, Pemkot Bogor sebelumnya sempat melakukan refocusing untuk penanganan Covid-19, salah satunya untuk pembayaran insentif. “Kemarin kan sempat ada pergeseran , itu untuk insentifnya nakes RSUD Kota Bogor,” tukasnya.(ded)

Reporter: Dede
Editor: Alpin