Beranda Metropolis Bima Arya : Kami Terus Sempurnakan Kucing Bisa Menikmati Taman

Bima Arya : Kami Terus Sempurnakan Kucing Bisa Menikmati Taman

Wali Kota Bogor, Bima Arya

BOGOR-RADAR BOGOR, Indonesia Cat Community Bogor menggelar the Great Cat Show 2 di Bogor Green Forest Resort, Jalan Pamoyanan, Kota Bogor, Minggu (20/6/2021).

Sedikitnya, 165 ekor kucing siap bertanding memperebutkan plakat Best of the Best dari Wali Kota Bogor, Bima Arya didampingi Ketua Tim Penggerak PKK, Yane Ardian yang turut hadir membuka acara.

“Saya dan istri hadir disini selain memberi dukungan bagi acara ini, dengan catatan prokes ketat, kami juga cat lover (pecinta kucing),” ujar Bima Arya.

universitas nusa bangsa bogor

Bima Arya mengatakan, ia pun mempunyai beberapa kucing di rumahnya mulai dari yang lokal, Persia, dan British. Ia mengaku senang dengan adanya kegiatan ini, pasalnya selama Pandemi Covid-19 ada hobi baru di masyarakat.

Mulai dari menghias rumahnya, berolahraga di rumah, dan banyak pula yang mulai memelihara hewan, salah satunya kucing.

“Mudah-mudahan di Kota Bogor, terutama kucing hewan kesayangan kita bisa menjadi bagian dari kota ini. Kami sering diberikan masukan agar taman Sempur dan taman lainnya tidak dilarang untuk kucing. Kami terus mencoba menyempurnakan aturan agar kucing juga bisa menikmati taman kota dengan nyaman,” tegasnya.

Salah Satu Peserta Cat Show, Muhammad Rizki mengatakan, ia mengikuti lomba ini selain karena hobi juga sekaligus mengajak jalan-jalan dua kucingnya. Pasalnya, baru kali pertama ia mengikuti Cat Show di Bogor dan langsung mendaftar untuk dua kucing British dengan dua kategori berbeda, yakni kitten dan dewasa.

Ia pun sudah merawat kucing-kucingnya yang bernama Donat dan Madu, mulai dari grooming, vitamin, vaksin lengkap dan tentunya makanan terbaik. Pasalnya, juri akan melihat bulu, profil wajah dan badannya.

“Kalau di Jakarta kucing-kucing saya selalu masuk 10 besar, tapi sekarang targetnya bisa menang Best of The Best biar bisa bawa pulang plakat dari Wali Kota Bogor,” pungkasnya.

Ada lima juri yang menilai, yakni Fadly Suad, Johan Arief, Sandi Andhika, Rosario Mendoza dan Saepudiah.

Editor: Rany P Sinaga