Beranda Bogor Raya Bangun Jembatan Rawayan Pakai Budaya Gotong Royong

Bangun Jembatan Rawayan Pakai Budaya Gotong Royong

Warga bergotong royong membangun Jembatan Rawayan di Kampung Pasir Kaung RT 04/06, Desa Gunung Bunder II, Kecamatan Pamijahan. Septi/Radar Bogor

PAMIJAHAN-RADAR BOGOR, Jembatan Rawayan di Kampung Pasir Kaung, Desa Gunung Bunder II, Kecamatan Pamijahan dibangun secara swadaya masyarakat. Penghubung ke Desa Gunung Picung, jembatan tersebut dibangun tanpa menggunakan anggaran pemerintah.

Kepala Desa Gunung Bunder II Andri Ibrahim menuturkan, jika terus mengandalkan anggaran pemerintah, baik itu APBD, Banprov dan lainnya, itu tak akan cukup untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang memadai.

“Untuk itu, kami budayakan gotong royong di tengah masyarakat untuk percepatan pembangunan di desa,” ungkapnya usai mengikuti gotong royong warga pada Jum’at,(18/6) pagi.

universitas nusa bangsa bogor

Menurut Andri, di masa pandemi ini pihaknya tidak bisa menggunakan seluruh anggaran Dana Desa (DD) untuk pembangunan infrastruktur. Hal itu lantaran sebagian besar dialokasikan untuk penanganan Covid-19 dan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Meskipun Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan stimulus melalui Program Satu Miliar Satu Desa (Samisade), namun hal itu belum cukup untuk melaksanakan pembangunan secara merata khususnya di Desa Gunung Bunder II.

Menjadi beban moral bagi Andri sebagai kepala desa di mana status desanya saat ini merupakan Desa Maju. Namun hal itu tidak didukung dengan infrastruktur yang layak. “Di samping itu, jembatan rawayan ini cukup vital bagi warga. Untuk itu perbaikan harus segera dilakukan,” jelasnya.

Menggunakan budaya gotong royong yang telah terbentuk di warganya setiap Jum’at, alhasil sedikit demi sedikit pembangunan di desanya terus berjalan. “Akses jalan dan jembatan harus memadai, karena itu akan mendorong perputaran ekonomi warga ke depan,” pungkas Andri.(cok)