Beranda Metropolis Mahasiswa Polbangtan Bogor Kementan Terpilih Menjadi Ajudan Milenial Ridwan Kamil

Mahasiswa Polbangtan Bogor Kementan Terpilih Menjadi Ajudan Milenial Ridwan Kamil

Mahasiswa asal Bogor Rasakan Jadi Ajudan Seminggu Kang Emil

BOGOR-RADAR BOGOR, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil membuka program bagi anak muda di seluruh Indonesia untuk menjadi Ajudan Gubernur Jawa Barat.

Program yang dicanangkan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga ini bernama Jabar Future Leaders atau JBL. Program ini nantinya akan dilaksanakan dalam kurun waktu 1 minggu dan diberi latihan mengenai leadership.

Fasha Maulana, Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor, terpilih menjadi salah satu Ajudan Milenial Batch 2 Gubernur Jawa Barat tersebut. Pemuda dari Kampung Rau, Kota Bogor ini merupakan salah satu dari 42 ajudan milenial yang terpilih pada tahun ini, untuk mendampingi Ridwan Kamil dalam melakukan serangkaian kegiatannya selama sepekan.

universitas nusa bangsa bogor

“Perasaan saya ketika terpilih pastinya sangat bersyukur. Karena lebih dari 4000 pendaftar, saya termasuk 42 orang yang terpilih,” ungkap Mahasiswa Prodi Agribisnis Hortikultura ini.

“Selain itu juga menjadi penyemangat saya kedepannya untuk menjadi pemimpin masa yang akan datang, terlebih dalam program ini kita belajar langsung dari sosok gubernur panutan di Jawa barat yakni Bapak Ridwan Kamil,” tambahnya.

Mengutip dari kanal @jabarfutureleaders, tugas ajudan ini adalah mengikuti dan memastikan agenda kegiatan pemimpin lancar dan kondusif, menyiapkan kebutuhan pemimpin, hingga menyalurkan informasi dan pengalaman yang dialami selama menjadi ajudan milenial.

Tahap pertama, setiap peserta diwajibkan mengirimkan esai bertema “Apa Mimpi Kita untuk Jabar dan Indonesia” serta mengunggah video profil berdurasi 1 menit di akun Instagram masing-masing.

“Tantangan yang dihadapi saat proses seleksi yakni pembuatan videonya ya. Selain itu, yang menjadi tantangan yakni bersaing dengan para pemuda se-Indonesia untuk belajar langsung dari bapak Gubernur Jawa barat,” ujar mahasiswa angkatan 2018 ini.

Tidak sekadar mendampingi Ridwan Kamil, para ajudan milenial ini juga didorong untuk mempelajari bagaimana proses kepemimpinan orang nomor satu di Jawa Barat dalam hal pengambilan keputusan hingga melaksanakan kebijakan.

“Setelah selesai mengemban amanah tugas ini, harapan saya mampu mengimplementasikan akan pengalaman dan teladan dari bapak gubernur yang menjadi pemimpin bagi masyarakat Jawa barat. Selain itu, mampu terus belajar dan menempa diri. Menjadikan diri ini bisa terus bermanfaat dan berdampak baik bagi Masyarakat,” tutur anak pertama dari dua bersaudara ini dengan penuh keyakinan.

Kegiatan ini diapresiasi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Menurutnya, pendidikan vokasi merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mencetak Petani Milenial yang unggul dan berwawasan luas.

“Transformasi pendidikan di sektor pertanian belum maksimal apabila hanya menyangkut kelembagaan, maka ada empat jurus jitu yang harus ditekankan dalam pendidikan vokasi yakni karakter, kompetensi, kritis dan kreatif karena pendidikan vokasi menuntut hadirnya generasi milenial yang tangguh berkarakter petarung,” kata Mentan SYL.

Terpisah Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, menekankan pentingnya peran pendidikan vokasi dalam mencetak SDM yang handal karena tonggak utama pembangunan pertanian berada ditangan SDM yang berkualitas.

Pewarta: Ardianinda Wisda
Sumber: Fasha Maulana
Editor: Rany P Sinaga