Beranda Metropolis Banyak yang Menolak, Penamaan GKI Abdullah bin Nuh Berpeluang Dibatalkan

Banyak yang Menolak, Penamaan GKI Abdullah bin Nuh Berpeluang Dibatalkan

Ketua MUI Kota Bogor, KH Muhammad Mustofa Abdullah Bin Nuh

RADAR BOGOR – Penamaan bakal gereja Abdullah bin Nuh dari relokasi GKI Yasmin, menuai polemik. Hal itu, membuat pihak keluarga Abdullah bin Nuh angkat bicara.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor, KH Mustofa Abdullah bin Nuh telah menggelar rapat bersama di YIC Al Ghazaly, Rabu (16/6).

Ia mengatakan, penamaan itu tak bisa ditolak dalam kapasitasnya sebagai Ketua MUI Kota Bogor, Rois Syuriyah PCNU Kota Bogor, maupun Ketua Pembina Basolia.

universitas nusa bangsa bogor

“Karena penamaan tersebut terkait urusan administratif murni, mengingat GKI Yasmin berlokasi di jalan itu dan tidak terkait sama sekali dengan keagamaan,” imbuhnya pesan tertulisnya, Rabu (16/6).

Meski begitu, ia akan mempertimbangkan kembali keinginan GKI jika ternyata mayoritas publik dan muhibbin berkeberatan atas penamaan itu.

“Saya akan jadikan rujukan untuk disampaikan kembali keberatan tersebut ke pihak GKI Yasmin agar menggunakan penamaan yang lain,” tandas lelaki yang akrab disapa Kiai Toto ini.

Pimpinan Pesantren Al Ghazaly, Ust Turmudi Hudri juga membenarkan terkait klarifikasi tersebut. Itu sesuai dengan rapat pihak yayasan dan keluarga.

Ia berharap, polemik itu tidak membuat masyarakat gelisah. Apalagi, dengan banyak kabar dan informasi yang telah beredar luas.

“Namun di lapangan, warga muslim mayoritas menolak (penamaan itu). Sepertinya upaya kedua (menyampaikan keberatan itu ke pihak GKI Pengadilan) mesti disepakati,” tambahnya kepada Radar Bogor. (mam/c)