Beranda Metropolis Organda Pastikan Dukung Program BTS di Kota Bogor

Organda Pastikan Dukung Program BTS di Kota Bogor

RADAR BOGOR – Program Buy The Service (BTS) dari Kementrian Perhubungan (Kemenhub), melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) yang akan digulirkan di Kota Bogor, mendapat dukungan dari Organda Kota Bogor.

Ketua Organda Kota Bogor, M Ishack menyatakan, dukungannya terhadap program BTS, setelah melakukan beberapa kajian, termasuk keterlibatan Organda dalam kunker atau studi banding ke Kota Solo dan Semarang beberapa waktu lalu.

“Hasil survei ke Solo dan Semarang, program BTS merupakan angin segar bagi pengusaha karena ini program konversi angkot 3:1 dan pengusaha angkot akan dilibatkan di dalamnya,” ungkap Ishack.

universitas nusa bangsa bogor

Menurutnya, para pengusaha angkot menolak rencana penerapan program BTS, kemudian ketika diberikan pemahaman hasil dari kunker studi banding ke dua daerah itu, akhirnya para pengusaha dapat memahami dan mendukung program BTS.

Ishack menegaskan, ketika program yang digulirkan membawa kemaslahatan dan kebaikan, maka berbagai pihak akan mendukung dan siap menjadi bagian dari program tersebut.

Kolaborasi dan sinergitas juga terus dilakukan Organda bersama Dishub untuk terwujudnya program BTS di Kota Bogor.

“Beberapa program bidang angkutan memang belum berjalan, diantaranya konversi angkot 3 banding 1. Dengan program BTS, maka konversi angkot di Kota Bogor akan berjalan,” ucapnya.

Menurutnya, program BTS inipun sejalan dengan harapan kepala daerah untuk mewujudkan konversi angkot, dan menjadikan pengelolaan angkutan yang lebih baik, sehingga adanya BTS bisa memberikan peluang kemajuan bagi pengusaha angkot.

Lebih jauh Ishack menyebutkan, jumlah bantuan bus BTS untuk Kota Bogor sebanyak 70 bus dan delapan bus cadangan.

Rencana itu, akan berimbas pada keberadaan 234 angkot yang kini beroperasi di Kota Bogor. Untuk trayek yang terkena imbas BTS diantaranya, koridor dua jurusan Bubulak-Baranangsiang-Ciawi. Sedangkan, koridor 3 Bubulak-Suryakencana-Sukasari.

Kemudian, kolidor 4 Ciawi-Ciparigi, koridor 5 jurusan BTM-Ciparigi, koridor 6 Air Mancur-Panduraya-Parung Banteng.

“Jadi BTS akan melayani 6 kolidor dijalur angkot tersebut yang selama ini menjadi prioritas program konversi angkot,” kata dia.

Sementara, angkot yang dikonversi dari trayek urama antara lain angkot jo 02/AK, 03/AK, 07/AK, 09/AK, 21/AK.

“BTS ini menggunakan sistem lelang yang akan di ikuti para pengusaha yang tergabung kedalam badan hukum. Organda meminta program BTS ini mengikuti program konversi 3:1, artinya siapapun pemenang tender harus bisa melindungi badan usaha angkot yang notabene operasional di Kota Bogor,” pungkasnya. (ded/c)