Beranda Metropolis Warga Bogor yang Kabur dari Pusat Isolasi Covid-19 Ditemukan di Bandung

Warga Bogor yang Kabur dari Pusat Isolasi Covid-19 Ditemukan di Bandung

Lagi Isolasi, Pasien Covid-19 di Ciawi Malah Kabur

BOGOR-RADAR BOGOR, Pencarian warga Pasirjaya, Kecamatan Bogor Barat berinisal B (60) yang kabur dari pusat isolasi Covid-19 di BPKP Ciawi menemui titik terang. Saat ini, B diketahui tengah berada di Bandung, Jawa Barat.

“Betul (sudah ditemukan). Ada yang melaporkan dari pihak keluarganya bahwa pak B ada di Bandung saat ini,” kata Lurah Pasirjaya, Susan Hendar Susanti seperti dilansir dari metropolitan.id (radarbogor.id group).

Menurut Lurah, B ini datang ke kediaman keluarganya seorang diri. Ia datang ke Bandung setelah melarikan diri dari pusat isolasi BPKP Ciawi.

universitas nusa bangsa bogor

Saat ini, dilanjutkan Lurah, pihak keluarga sudah menyiapkan kamar isolasi bagi B untuk menjalani perawatan. Sehingga, yang bersangkutan tidak perlu dijemput untuk dikembalikan ke pusat isolasi BPKP Ciawi.

“Ga perlu (dibawa pulang ke Bogor). Saya sarankan hari ini untuk di swab dan tetap isolasi. Kondisinya sehat tidak ada gejala apa pun,” tandasnya.

Sebelumnya, kabar mengejutkan datang dari Kota Bogor. Salah satu warga Pasirjaya, Kecamatan Bogor Barat berinisal B (60) yang terkonfirmasi Covid-19 kabur dari pusat isolasi BPKP Ciawi, Kamis (10/6).

Hal itu pun dibenarkan Plt Camat Bogor Barat, Irman Khaerudin. Menurutnya, berdasarkan laporan dari Lurah Pasirjaya yang bersangkutan benar meninggalkan pusat isolasi BPKP Ciawi dengan keadaan Covid-19.

“Sementara kabur dari BPKP, laporannya hari ini. Pukulnya belum hafal,” kata Irman Khaerudin kepada wartawan, Kamis (10/6) malam.

“Laporan lurah mencari ke rumahnya segala macam belum kelihatan, ditelpon hpnya tidak aktif, ditanya ke anak-anaknya juga tidak ada,” sambungnya.

Atas persoalan ini, Irman Khaerudin meminta kepada warganya untuk membantu mencari keberadaan B. Apabila, warga ada menemukan Keberadaan B bisa langsung melapor ke pihaknya atau Satgas Covid-19 setempat. “Anak-anak sudah nyari, seluruh RW siaga nyari harus sampai ketemu,” ujar Irman Khaerudin. (rez)

Sumber: Metropolitan.id
Editor: Alpin