Beranda Bogor Raya Jadi Sales Dadakan, Mensos Lelang Sepatu hingga Biskuit di Bogor

Jadi Sales Dadakan, Mensos Lelang Sepatu hingga Biskuit di Bogor

RADAR BOGOR – Mengejutkan, Menteri Sosial Tri Rismaharini mendadak jadi sales. Barang dagangan para penyandang disabilitas mulai sepatu sampai biskuit ludes terjual hanya dalam beberapa menit.

“Ayo dijual dijual. Rp200, ribu, Rp300 ribu. Ayo dijual dijual. Siapa beli,” kata Menteri Risma, dengan sepatu ia angkat tinggi-tinggi di hadapan hadirin pada acara peresmian Sentra Kreasi Atensi Balai Rehabilitasi Sosial Disabilitas Mental Ciung Wanara Cibinong, Kabupaten Bogor, tadi siang.

Tak lama Mensos mengangkat satu pasang sepatu, segera disambut pembeli. Ganti sepasang sepatu lagi, dan segera berpindah tangan lagi.

universitas nusa bangsa bogor

Sampai tiga pasang sepatu, ludes terjual. Ganti sekotak biskuit pun, juga cepat disabet pembeli. “Kayaknya lebih pantes jadi sales ini ya,” kata Mensos disambut tepuk riuh hadirin.

Rupanya ada yang menarik yang membuat pembeli antusias. Pada setiap barang yang dijual, ada tanda tangan Mensos. Maka, merogoh kocek Rp200-300 ribu pun, tetap sumringah.

Hari ini, Mensos meresmikan SKA di Balai Rehabilitasi Sosial Disabilitas Mental Ciung Wanara Cibinong, Bogor.

Hadir dalam kesempatan ini para pejabat Eselon 1 di lingkungan Kemensos dan anggota Komisi VIII DPR dan Bupati Bogor, Ade Yasin.

Pengembangan SKA untuk meningkatkan kewirausahaan dan vokasional, membuka lapangan pekerjaan dan, meningkatkan kesejahteraan sosial penerima manfaat.

Dengan begitu, para penyandang disabilitas pun punya kesempatan sama,” kata Mensos.

Sementara itu, Bupati Bogor, Ade Yasin mengaku, berterimakasih atas diresmikannya Balai Rehabilitasi Sosial Disabilitas Mental Ciung Wanara Cibinong, Bogor oleh Menteri Sosial, Tri Rismaharini.

Menurut dia, kehadiran Balai Kreasi Ciungwanara sebagai sentra kreasi para penyandang disabilitas Kabupaten Bogor, sangat membantu saudara saudara kita para penyandang disabilitas dalam menyalurkan kreatifitas dan karyanya.

“Dan semoga keberadaan Balai Kreasi Ciungwanara dapat mendorong terwujudnya Kabupaten Bogor ramah penyandang disabilitas,” jelasnya. (jpnn/luc)