Beranda Metropolis Bima Arya Siap Mediasi dengan Pendukung HRS di DPRD Kota Bogor

Bima Arya Siap Mediasi dengan Pendukung HRS di DPRD Kota Bogor

Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Forkopimda mendatangi Gedung DPRD Kota Bogor jelang mediasi dengan simpatisan HRS, Jumat (11/6/2021). Dede/Radar Bogor

BOGOR-RADAR BOGOR, Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mendatangi Gedung DPRD jelang pelaksanaan mediasi antara Bima Arya dan simpatisan HRS yang telah dijadwalkan, Jumat (11/6/2021).

Bima tampak hilir mudik di gedung milik rakyat tersebut, bahkan dirinya menjalani salat Jumat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Bogor. Pengamanan Gedung DPRD juga semakin ketat oleh petugas Kepolisian dan TNI.

Sebelum disepakati di DPRD, mulanya pertemuan itu rencananya dilakukan di Balai kota Bogor, hanya saja mengingat bangunan tersebut merupakan akses vital sehingga dipindahkan ke gedung wakil rakyat.

universitas nusa bangsa bogor

“Jadi tadi malam, pak Kapolres dan perwakilan Forkopimda berkoordinasi dengan Habib Mahdi. Di kediaman Habib Mahdi,” ujar Bima Arya kepada wartawan, Jumat (11/6/2021).

Bima menjelaskan, disana disampaikan kesepakatan bahwa agar tidak mengganggu lalu lintas dan kepentingan publik, serta mengantisipasi arus lalulintas macet maka pertemuan disepakati di Gedung DPRD. Dari pertemuan dengan Muspida dan Habib Mahdi disepakati pertemuan tersebut digeser.

“Tadi pagi pun Habib Mahdi telpon saya menyepakati itu. Jadi kami siap menerima di sini, perwakilannya saja. Jadi seperti apa yang saya sampaikan ketika dismabungkan via telepon ke kawan-kawan yang waktu itu ke Balai Kota,” katanya.

“Saya sampaikan saya bersedia asal terbatas protokol kesehatan tetap diperhatikan. Jadi secara kesepakatan nanti utusannya, perwakilannya maksimal 10 orang diterima oleh Forkopimda di sini untuk berdialog. Itu kesepakatan kita,” tambahnya.

Bima mengatakan, dirinya bersama Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor siap mendengarkan mediasi dengan simpatisan HRS. “Apa yang disampaikan tentu kita akan mendengarkan akan menampung semua,” katanya.

Meski demikian, dirinya belum mengetahui detail tuntutan yang akan disampaikan simpatisan HRS. “Kami belum tahu. Tapi kami siap untuk mendengar dan berdialog,” ucap Bima.

Dari hasil mediasi tersebut, Bima menyampaikan tindak lanjut yang aka dilakukan akan bergantung dengan yang mereka sampaikan. Asalkan, kata dia, sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

“Dan semua harus sesuai dengan kewenangan kami. Tentu semua juga paham ya, kewenangan wali kota, kewenangan Danrem, Dandim Kapolres ada dimana (Forkopimda),” paparnya.(ded)

Reporter: Dede Supriadi
Editor: Alpin