Beranda Metropolis Warga Kota Bogor Tidak Bisa Daftar KTP Secara Online, Ini Penyebabnya

Warga Kota Bogor Tidak Bisa Daftar KTP Secara Online, Ini Penyebabnya

Loket pelayanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor, nampak sepi. Imam/Radar Bogor

BOGOR-RADAR BOGOR, Banyak warga yang mengeluhkan tidak bisa mengakses situs layanan kependudukan Kota Bogor. Hal itu telah berlangsung selama sepekan terakhir.

Laporan itu membanjiri akun resmi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor. Beberapa warga melaporkan, kesulitan mengakses situs online itu atau program Sikancil Berlari.

Padahal, metode itu biasanya memberikan kemudahan warga yang ingin mengurus dokumen-dokumen kependudukan, termasuk pendaftaran e-KTP. “Link-nya tidak bisa diakses. Apa ada link baru? Perlu banget untuk membuat akte kelahiran,” tutur seorang warga, Reza.

universitas nusa bangsa bogor

Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto menanggapi situasi itu. Pihaknya memang sengaja mematikan sistem online untuk sementara. Artinya, seluruh pelayanan kependudukan tersebut dikembalikan dengan metode manual.

Mulai dari pendaftaran e-KTP, akta kelahiran, maupun urusan dokumen lainnya. Masyarakat diminta untuk langsung menyambangi kantor dinas atau kecamatan.

Langkah itu diinstruksikan langsung melalui Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai buntut bocornya data kependudukan di empat daerah, termasuk Kota Bogor. Untuk mengantisipasi kebocoran lainnya, sistem pelayanan online yang biasanya dikerahkan melalui program SiKancil Berlari langsung dinonaktifkan.

“Yang jelas, sekarang seluruh layanan sudah dinonaktikan. Jadi, untuk sementara harus offline dulu. Itu terjadi di seluruh Indonesia, kembali ke manual dulu. Iya, sampai waktu yang belum ditentukan,” tegasnya.

Kebocoran data karena serangan peretas (hacker) itu sedang diusut Disdukcapil Kota Bogor. Pihaknya baru akan melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian, sembari memastikan langkah selanjutnya dari Kemendagri.(mam)

Reporter: Imam Rahmanto
Editor: Alpin