25 radar bogor

Antisipasi Penularan Covid-19 Pascalebaran, BPJS Ketenagakerjaan Cileungsi Maksimalkan Lapak Asik

BPJS Ketenagakerjaan Cileungsi maksimalkan Lapak Asik. Arifal/Radar Bogor
BPJS Ketenagakerjaan Cileungsi maksimalkan Lapak Asik. Arifal/Radar Bogor

CILEUNGSI-RADAR BOGOR, Pasca Libur Lebaran Idul Fitri 1442, kasus Covid-19 mengalami lonjakan. Upaya pencegahan pun dilakukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Bogor Cileungsi. Yakni dengan Lapak Asik (layanan tanpa kontak fisik) BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bogor Cileungsi, Dedy Mulyadi memaparkan, BPJS Ketenagakerjaan Bogor Cileungsi terus meminimalisir penularan Covid-19 dengan lebih banyak menggunakan layanan secara online tersebut. “Jadi kita minta peserta BPJS Ketenagakerjaan Bogor Cileungsi untuk menggunakan Lapak Asik,” katanya kepada radarbogor.id, Rabu (19/5/2021).

Selain itu, Dedy Mulyadi menjelaskan, untuk layanan offline di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Bogor Cileungsi dilakukan pembatasan untuk meminimalisir risiko penularan.
Selain itu para peserta yang akan mencairkan klaim di Kantor BPJS ketenagakerjaan wajib mendaftar antrian secara online. “Jadi walau offline, tetap antre pendaftaran secara online,” jelas Dedy.

Selain itu para peserta BPJS Ketenagakerjaan Bogor Cileungsi juga tidak langsung kontak fisik dengan petugas. Terdapat sekat pada konter layanan serta sterilisasi dokumen fisik melalui uv sterilator. “Walau offline, gak kontak langsung,” terangnya.

Lanjut Dedy, peserta yang datang wajib menjalankan protokol kesehatan. Wajib menggunakan masker, lalu dilakukan pengecekan suhu tubuh. Kemudian mencuci tangan sebelum masuk ruang tunggu. “Juga jaga jarak antar peserta. Ini kita terapkan secara ketat,” tukasnya.

Adapun untuk klaim JHT pasca libur lebaran masih cukup tinggi. Data dari BPJS Ketenagakerjaan Bogor Cileungsi mencatat, sejak Senin (17/5/2021) hingga Rabu (19/5 2021) tercatat ada sebanyak 285 pengajuan. “Dengan jumlah bayar Rp1.535.018.530,” tandasnya.(all)

Reporter: Arifal Fajar
Editor: Alpin