Beranda Bogor Raya Lonjakan Pengunjung Wisata Bisa Jadi Klaster Baru

Lonjakan Pengunjung Wisata Bisa Jadi Klaster Baru

Wisatawan menuju GSE hari terakhir libur lebaran.

CIBINONG-RADAR BOGOR, Pasca lebaran, hampir semua wisata di Kabupaten Bogor diserbu wisatawan.

Kondisi ini dikhawatirkan bisa membuat klaster baru, karena sampai sekarang belum ada sanksi berat dan hanya berupa penutupan sementara saja.

“Kami memang konsentrasi di situ, jadi memang kita batasi baik sebelum lebaran sampai hari ini. Karena arus padat ke Bogor jadi kita mesti antisipasi seperti putar balik dan wisata di kita lebih untuk warga lokal saja karena untuk mengantisipasi lonjakan Kluster baru,” kata Bupati Bogor Ade Yasin ketika menggelar apel terbatas bersama ASN dihari pertama masuk kerja, Senin (17/5).

Selain itu, ia mengklaim untuk di lokasi wisata prioritaskan untuk warga lokal. Karena, adanya larangan luar bogor tak boleh masuk selama penyekatan.

“Untuk wisata bisa diatur dan dibubarkan saja tidak kita sanksi, tapi kalau milik perorangan itu sudah ketahuan milik siapa jadi kami bubarkan dan kami sanksi, tapi kalau wisata yang sifatnya alam hanya bubarkan saja,” kilahnya.

Seperti diketahui, pasca lebaran wisata di Bogor menjadi destinasi favorit. Namun, tidak adanya jaga jarak maupun prokes membuat klaster baru. Salah satunya di wilayah Bogor Barat tepatnya di Pamijahan sampai membludak pengunjung sampai harus dibubarkan Pol PP setempat.

Reporter: Jaenal
Editor: Rany P Sinaga