Beranda Bogor Raya Wisatawan masih Bisa Lolos ke Gunung Salak

Wisatawan masih Bisa Lolos ke Gunung Salak

PENYEKATAN : Petugas gabungan memeriksa setiap kendaraan yang akan ke kawasan GSE, tadi siang. (Septi/ Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Hari terakhir libur Lebaran 2021, dimanfaatkan masyarakat untuk bertamasya. Buktinya, berbagai kawasan wisata dipenuhi pengunjung termasuk di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) tepatnya di kawasan Gunung Salak Endah(GSE), Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Sejak pagi, petugas gabungan dikerahkan untuk menyekat wisatawan dari luar Bogor di dua akses menuju kawasan wisata tersebut.

Pantauan Radar Bogor, beberapa akses masuk menuju GSE terjadi kemacetan. Sejumlah kendaraan berplat luar Bogor, berhasil lolos dari penyekatan petugas.

Budi, salah satu pengunjung objek wisata Curug Batu Ngambar GSE mengaku, datang bersama keluarga dari Jakarta Timur.

“Ke sini pakai mobil, tadi lolos dari penyekatan petugas,” ucap Budi.

Kepala Resort Polisi Kehutanan Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Sukiman mengatakan, meskipun ada pembatasan jumlah kunjungan, pihaknya tidak bisa menolak wisatawan yang masuk ke kawasannya.

“Kalau tugas penyekatan itu bukan wewenang kami, itu secara nasional dan kebijakan di masing-masing wilayah,” ujarnya Minggu (16/5/2021)

Secara umum, kata Sukiman, untuk kunjungan ke GSE wisatawan bisa masuk melalui dua pintu yakni Gunung Bunder dan gerbang GSE.

Dengan kondisi jalan yang sempit dan jumlah wisatawan yang menggunakan roda empat cukup banyak, menimbulkan kemacetan di pintu masuk dan titik-titik objek wisata.

“Mengenai terlalu banyak pengunjung, kami tidak tahu warga setempat atau luar Bogor, ini sudah tercampur,” tuturnya.

Sementara itu, petugas gabungan melakukan penyekatan bagi para wisatawan yang berasal dari luar Bogor yang akan pergi ke kawasan wisata TNGHS.

“Terkait banyaknya yang lolos, saat diperiksa identitasnya domisilinya di Kabupaten Bogor, otomatis kita lanjutkan perjalanannya,” ujar Kepala Bidang Penertiban Umum Satpol PP Kabupaten Bogor, Teguh Sugiarto di lokasi penyekatan.(15/5/2021)

Dari penyekatan tersebut, pihaknya dibantu Satpol PP Kecamatan Pamijahan dan personil BPBD mengklaim telah memutar balik 28 kendaraan roda empat dan 72 kendaraan roda dua.

Kebanyakan, Teguh menuturkan, jenis kendaraan yang diputar balik berplat nomor polisi B, Z, T dan A. (cok/c)