Beranda Olahraga Tiga Penalti, Dua Kartu Merah, Juventus Raih Poin Krusial Lawan Inter

Tiga Penalti, Dua Kartu Merah, Juventus Raih Poin Krusial Lawan Inter

Gelandang Juventus Juan Cuadrado (kiri) merayakan gol yang dia cetak ke gawang Inter Milan dalam lanjutan Serie A dini hari ini (16/5). (Isabella Bonotto/AFP)

RADAR BOGOR – Pelatih Juventus Andrea Pirlo mengatakan bahwa peluang timnya finis empat besar Serie A masih terbuka lebar. Itu setelah Juventus menang secara dramatis melawan juara musim ini, Inter Milan, dengan skor 3-2 di Stadion Allianz, dini hari tadi (16/5).

Juventus terancam tidak berpartisipasi di Liga Champions untuk kali pertama dalam satu dasawarsa bila gagal finis di empat besar Serie A musim ini. Sebelumnya, rentetan sembilan scudetto berturut-turut yang dilakukan Juve juga terhenti musim ini.

Kemenangan atas Inter membuat Juve naik ke posisi empat dengan koleksi poin 75. Walaupun, Napoli bisa menggeser mereka ke peringkat lima bila mengalahkan Fiorentina pada Minggu.

“Menang itu penting untuk tetap punya harapan. Kami memiliki kewajiban untuk mencapai tujuan kami dan kami berhasil menang, meski ada beberapa kesulitan,” kata Pirlo kepada Sky Sport Italia usai pertandingan.

“Kami tidak akan membicarakan perebutan tempat keempat bila kami selalu memiliki determinasi yang sama seperti di beberapa pertandingan terakhir,” kata Pirlo lagi.

“Namun, ketika Anda bermain untuk tempat keempat pada akhir musim ini, berarti ada sesuatu yang hilang: kami kehilangan terlalu banyak poin, terutama dalam pertandingan yang lebih mudah di atas kertas,” ujarnya.

Cristiano Ronaldo membuat Juve unggul pada menit ke-24. Dia memanfaatkan bola muntah setelah tendangan penaltinya berhasil ditepis Samir Handanovic.

Tetapi, Ronaldo ditarik keluar pada 20 menit terakhir. Penyerang Portugal itu kembali ke ruang ganti sebelum pertandingan usai. Meski begitu, Pirlo mengatakan bahwa tidak ada masalah dengan Ronaldo.

“Ini mungkin kali pertama dia senang diganti, karena dia harus terus berlari selama sisa pertandingan karena kami bermain dengan 10 orang. Dia senang di ruang ganti,” ucap Pirlo.

Setelah gol Ronaldo, Inter menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti Romelu Lukaku pada menit ke-35. Penalti diberikan setelah penyerang Inter Lautaro Martinez dilanggar oleh full back kanan Juve, Danilo.

Pada menit ketiga tambahan waktu babak pertama, tendangan keras Juan Cuadrado kembali membikin Juve unggul 2-1. Namun, Juve harus bermain dengan 10 orang pada menit ke-55 setelah gelandang asal Uruguay Rodrigo Bentancur mendapatkan kartu kuning kedua.

Kelebihan jumlah pemain, Inter tampil dominan. Setelah terus melakukan tekanan, Inter akhirnya mampu menyamakan kedudukan di menit ke-83 lewat gol bunuh diri Giorgio Chiellini.

Berada di ujung tanduk, Cuadrado menyelamatkan tiga poin untuk Juve lewat eksekusi penalti pada menit ke-88. Penalti diberikan wasit setelah Cuadrado dijatuhkan Ivan Perisic di area terlarang.

“Kami menikmati scudetto yang kami dapatkan. Ke sini, kami berusaha menang dan kami bahagia dengan penampilan para pemain,” ucap asisten pelatih Inter Cristian Stellini dikutip dari Sky Sport Italia. Hari ini, Stellini menggantikan posisi pelatih Inter Antonio Conte yang enggan hadir pada konferensi pers. (jpc)